DenpasarHeadlines

Buka Pameran Ogoh-ogoh Mini ITB Stikom Bali, Wawali Denpasar: Kemas Dalam Story Telling

Denpasar, LenteraEsai.id – Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa membuka pameran ogoh-ogoh mini yang diselenggarakan UKM Komunitas Abinaya Aksata Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Stikom Bali, di Dharma Negara Alaya Kreatif Hub Denpasar, Minggu (7/3).

Tercatat 45 Ogoh-ogoh mini bermesin dan non mesin se-Bali yang ambil bagian dalam memeriahkan pameran yang juga dirangkaikan dengan kegiatan lomba tersebut.

Wakil Wali Kota Denpasar Arya Wibawa mengapresiasi pelaksanaan pameran Ogoh-ogoh mini dalam rangkaian hari suci Nyepi tahun baru Caka 1943 atau tahun Masehi 2021.

Meski dalam keterbatasan karena masa pandemi Covid-19, namun kreativitas anak-anak muda harus terus diasah. Protokol kesehatan harus tetap menjadi hal penting dalam pelaksanaan pameran ini, ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan, dalam menyajikan karya Ogoh-ogoh tidak saja diperlukan penampilkan bentuk fisik yang baik dan apik, namun juga hendaknya dapat dikemas dengan penulisan cerita atau story telling yang baik. Karena hal ini dapat menjadi nilai lebih bagi penikmat dalam melihat sisi penampilan cerita yang dikemas dalam Ogoh-ogoh, baik mini maupun dalam wujud yang besar.

Wawali mengajak sekaa teruna bersama Badan Kreatif Denpasar dapat mengkemas peningkatan kreativitas khusunya dalam story telling Ogoh-ogoh. Karena story telling yang baik menjadi hal penting sebagai pendukung dalam kemasan karya Ogoh-ogoh.

Di samping itu, pembuatan Ogoh-ogoh juga dapat dikemas dalam sebuah film. Dari kemasan awal pembuatan hingga alur cerita dapat menjadi sebuh karya film kreatif. “Selamat berkreativitas untuk para insan muda Denpasar dalam lomba dan pamerna Ogoh-ogoh mini kali ini, serta tetap disiplin dalam menerapkan prokes,” ujarnya.

Sementra itu, Pembina Yayasna Widya Dharma Santhi ITB Stikom Bali Prof Dr Made Bandem mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari Wali Kota Jaya Negara dan Wakil Wali Kota Arya Wibawa yang telah memfasilitasi kreativitas putra putri di kampusnya.

Saat ini kreativitas Ogoh-ogoh telah menjadi budaya dan karya seni di Bali, yang pada tahun-tahun sebelumnya kreativitas ini telah mampu menjadi ajang festival. Terlebih, di Kota Denpasar menjadi daerah pertama dalam pelaksanaan festival Ogoh-ogoh.

“Semoga kreativitas insan muda ini dapat terus ditingkatkan, meski dalam keterbatasan masa pandemi saat ini,” ujarnya, menandaskan. (LE-DP)

Lenteraesai.id