Denpasar, LenteraEsai.id – Kantor Basarnas Bali memberangkatkan tujuh orang personel untuk mencari Warga Negara Asing (WNA) Rusia yang hilang di sekitar tebing Tanjung Mebulu, Desa Pecatu, Kabupaten Badung.
“Diberangkatkan tujuh personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian, tim akan melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban, termasuk area tebing dan pesisir di sekitar Tanjung Mebulu dan Tebing Karang Boma,” kata Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya.
Sidakarya dalam keterangan resmi di Denpasar, Sabtu, terlebih dahulu menjelaskan bahwa personel dikirim setelah Kantor Basarnas Bali menerima berita dugaan hilangnya WNA Rusia laki-laki bernama G. Artem (40).
Menurut informasi dari rekan korban, korban sudah tidak berkabar sejak hari Rabu (23/9), dan Sidakarya sendiri baru menerima laporan pada Sabtu (26/9) pukul 05.40 Wita dari Basarnas Command Center (BCC), Basarnas Pusat.
Adapun lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir keberadaan korban berada di sekitar tebing Tanjung Mebulu, Desa Pecatu.
Karena kurangnya keterangan lanjutan serta saksi mata, petugas siaga mengkoordinasikan hal tersebut dengan Polsek Kuta Selatan dan Babinsa Pecatu.
Informasi turut masuk dari masyarakat, dimana ditemukan satu unit sepeda motor beserta helm yang ditemukan terparkir di sekitar kawasan Tebing Karang Boma, tak jauh dari lokasi dugaan.
“Sepeda motor tersebut kemudian diamankan oleh pihak kepolisian karena tidak diketahui pemiliknya, posisi sepeda motor dan helm yang ditemukan di kawasan tersebut menjadi salah satu petunjuk awal dalam pelaksanaan pencarian,” ujar Sidakarya.
Namun demikian, hingga siang ini, personel Kantor Basarnas Bali belum menemukan petunjuk lanjutan maupun keberadaan korban.
“Tim SAR terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk menentukan area pencarian dan mengoptimalkan upaya pencarian berdasarkan informasi serta petunjuk yang tersedia,” tuturnya. (LE)
Source: ANTARA







