Karangasem, LenteraEsai.id – Bupati Karangasem I Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa berkunjung kepada warga yang terpapar Virus Corona di Banjar Dinas Pering Sari, Desa Padang Aji, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Senin (1/3/2021).
Kunjungan tersebut dalam rangka memberikan bantuan sembako kepada 12 warga yang sedang menjalani karantina atau isolasi akibat terpapar Covid-19 sejak beberapa hari yang lalu.
Warga yang terpapar sebanyak itu selain kini tengah menjalani diisolasi mandiri di rumahnya masing-masing, juga beberapa di antaranya ada yang harus diisolasi di rumah sakit berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.
“Saya lihat isolasi mandiri yang telah diterapkan sudah sangat baik, saya yakin setelah 14 hari semua akan pulih kembali dan selanjutnya tidak ada yang terpapar lagi, apalagi kasus ini hanya di satu banjar. Tinggal sekarang mengawasi dan memantau dengan baik, sehingga semua berjalan sesuai yang kita harapkan bersama,” kata Bupati Dana, berpesan.
Turun hadir pada pemberian bantuan sembako tersebut antara lain Ketua DPRD Kabupaten Karangasem I Wayan Suastika, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta dan Kalaksa BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa.
Selain memberikan bantuan sembako, Bupati Dana juga memotivasi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri agar senantiasa tetap optimis dan mampu menjaga imun tubuh dengan lebih seksama.
“Bukan saja kepada yang sakit, saya berharap seluruh warga tetap mampu menjaga imun tubuh agar tetap kuat, karena itu merupakan salah satu cara untuk dapat terbebas dari serangan Covid-19,” kata Gede Dana sembari memerintahkan kalangan petugas untuk terus dapat memberikan pemahaman kepada warga dalam menerapkan protokol kesehatan yang taat dan penuh disiplin.
Tak hanya itu, Bupati Dana juga menekankan agar Kabupaten Karangasem tidak sampai menjadi zona merah terkait penyebaran Covid-19. Sehubungan dengan itu, mantan Ketua DPRD Karangasem ini mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh pandemi Covid-19 yang kini masih mewabah.
Sementara itu, Perbekel Desa Adat Padang Aji I Wayan Bawa mengatakan, pihaknya kini selain membatasi warga yang keluar masuk Desa Padang Aji, juga lebih memperketat penerapkan PPKM. Aparatur desa bersama Satgas Gotong Royong Desa Pering Sari, terus berupaya mengedukasi masyarakat untuk sadar dan secara bersama melawan Covid-19.
“Ada tiga titik di mana Satgas bertugas untuk menjaga wilayah kami, sehingga mobilitas ke desa ini bisa terkendalikan dengan baik,” ujarnya.
Mengenai kebutuhan logistik untuk warga yang terpapar Covid-19, Wayan Bawa mengatakan, selain bantuan datang dari Pemerintah Kabupaten Karangasem, juga ada paket sembako dari pihak lain. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas perhatiannya kepada warga kami, serta pihak pihak lain yang ikut prihatin dengan apa yang dirasakan warga kami saat ini,” kata Wayan Bawa.
Saat ini tercatat 12 warga di Banjar Dinas Pering Sari, Desa Padang Aji yang terkonfirmasi positif Covid-19, setelah sebelumnya beberapa warga dari satu banjar itu tidak merasakan bau makanan, yang kemudian dilakukan swab dan hasilnya ke-12 warga positif.
“Sekarang ke-12 warga tersebut sedang menjalani isolasi. Sebanyak 5 orang harus diisolasi di rumah sakit dan 7 lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing masing,” kata Wayan Bawa menjelaskan. (LE-Jun)







