DenpasarHeadlines

Kopitu Bali Fasilitasi Perizinan PIRT dan Edar BPPOM Serta Perolehan KUR BPD Bali

Denpasar, LenteraEsai.id – Untuk meningkatkan peran usaha kecil dan menengah di Bali dalam menghadapi era kenormalan baru, Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (Kopitu) DPW Bali, memberikan fasilitas kemudahan bagi para pelaku usaha dalam mengajukan izin usaha rumah tangga (PIRT) dan izin BPOM, serta cara memperoleh kredit usaha mikro (KUR) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

“Kunci sukses pemulihan ekonomi adalah dengan meningkatkan kembali aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali dalam upaya menjadikan UMKM naik kelas,” kata I Wayan Rediyasa SE, Ketua Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu (Kopitu) DPW Bali, saat Sosialisasi Tata Cara Perizinan PIRT, Izin Edar BBPOM dan Perolehan KUR Untuk UMKM dari BPD Bali, di Kebon Vintage Cars Bali di Denpasar Timur, Minggu (28/2/2021).

Peningkatan Aktivitas UMKM Kunci Pemulihan Ekonomi dalam menghadapi tatanan era baru di masa pandemi Covid-19 ini merupakan hal mutlak yang harus dimiliki pewirausaha UMKM di Bali. Untuk itu Kopitu Bali menginisiasi pendirian gerai perizinan BPOM Bali, izin usaha UMKM (IUMK) dan gerai perolehan KUR BPD Bali pada setiap event Weekend Market di Kebon Vintage Cars Bali setiap hari Sabtu dan Minggu.

“Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) merupakan badan yang bertanggung jawab untuk menjamin kualitas produk yang ada di pasaran aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Untuk itulah kami melakukan sosialisasi peroleh sertifikasi E-BPOM kepada para pelaku usaha UMKM dengan mudah,” kata Dra Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih Apt MH, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Bali.

Acara yang dikemas oleh Kopitu DPW Bali di Kebon Vintage Cars Bali bersama pelaku UMKM yang dihadiri oleh Penasehat DPP Kopitu Trigo Neo Starden yang berkantor di Kenington Lane London UK.

Dalam sambutannya Trigo sangat mengapresiasi kegiatan tersebut untuk dilaksanakan setiap akhir pekan sehingga terjadi pertemuan antarpelaku UMKM dari berbagai sektor untuk terbentuknya sinergi positif antarpelaku UMKM dengan Kopitu dan para pengunjung Kebon Vintage Cars Bali.

I Wayan Rediyasa selaku Ketua Kopitu DPW Bali mengucapkan terima kasih kepada Kepala BBPOM Bali, Kepala Bidang Kredit BPD Bali Unit Denpasar AA Dananjaya dan Kepala Bidang Dana I Gusti Ayu Diah Candra Kumala yang hadir beserta DPP Kopitu diwakili oleh Penasehat DPP Kopitu Trigo Neo Starden, yang telah berkenan meluangkan waktu di hari liburnya untuk mendampingi Kopitu DPW Bali memberikan sosialisasi terkait Perizinan dan Program KUR BPD Bali.

Ke depannya acara seperti ini akan rutin diselenggarakan sehingga Kopitu DPW Bali terbuka untuk menerima informasi dari stakeholder yang memiliki tempat dan fasilitas seperti Kebon Vintage Cars Bali yang dimiliki oleh Yos Darmawan dan dikelola bersama anaknya Tia Kristiani.

Kopitu DPW Bali mengharapkan pihak pemerintah dan stakeholder yang berkaitan langsung dengan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif bisa memberikan dukungan dan supportnya terkait pelaksanaan kegiatan seperti ini untuk membantu para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif bisa bangkit dari dampak pandemi Covid-19. Tentunya kegiatan tersebut selalu memprioritaskan protokol Covid-19 serta selalu mengedukasi masyarakat pelaku UMKM dan ekonomi kreatif yang terlibat pada kegiatan tersebut, ungkap I Wayan Rediyasa, Ketua Kopitu DPW Bali.

Kegiatan Kopitu DPW Bali dibantu oleh panitia yang dikoordinir oleh Wakil Ketua Bidang Humas, Standarisasi, Media dan Komunikasi I Nyoman Gede Suasta CHT dan Hidayatullah SH beserta jajaran pengurus Kopitu DPW Bali didampingi oleh pengurus Kopitu DPD Gianyar dan Denpasar.

Kegiatan tersebut dilengkapi penandatangan Nota Kesepahaman dan Surat Perjanjian Kerja Sama antara Kopitu DPW Bali dengan Kepala BBPOM Provinsi Bali terkait Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan melalui pembentukan Satgas (Satuan Tugas) yang terdiri dari para pihak, pendampingan dan bimbingan teknis penerapan cara produksi yang baik dan pemenuhan persyaratan untuk izin edar dalam rangka peningkatan daya saing UMKM, penyelenggaraan sosialisasi, komunikasi dan edukasi di bidang obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik dan pangan olahan. Pembentukan tenaga fasilitator dan kader di bidang obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik dan pangan olahan beserta beberapa poin lainnya.  (LE-DP)

Lenteraesai.id