DenpasarHeadlines

Maling Dengan Modus Meminta Uang Sumbangan, Diringkus Polisi Denpasar

Denpasar, LenteraEsai.id – AA Ngurah Prasasti (42), pencuri yang melancarkan aksinya dengan berpura-pura sebagai orang yang datang untuk meminta uang sumbangan atau donasi, diringkus Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat.

Modus operandi pelaku ialah dengan mendatangi rumah calon korban dengan terlebih dahulu berucap salam yang seolah-olah memanggil-manggil si pemilik rumah. Bila si pemilik rumah keluar, pelaku langsung meminta sumbangan seiklasnya. Sedangkan bila tidak mendapat jawaban, pelaku langsung masuk ke dalam rumah melakukan pencurian.

Pada Selasa (23/2) siang lalu pelaku AA Ngurah Prasasti mendatangi rumah milik I Wayan Handi Riana di Jalan Gunung Athena Gang XVII Nomor 3, Kecamatan Denpasar Barat.

Karena salamnya tidak mendapat jawaban dari dalam rumah, pelaku langsung membobol jendela hinggga berhasil masuk dan mengambil barang-barang dari dalam rumah milik Wayan Handi Riana, berupa 1 unit laptop merk Axio warna hitam silver, 1 unit jam tangan merk Rip Curl, 1 cincin emas seberat 7 gram, dan uang pecahan dolar sebanyak 300 dolar.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Doddy Monza ketika dihubungi, Minggu (28/2) mengatakan, tersangka AA Ngurah Prasasti melancarkan aksinya dengan berpura-pura sebagai petugas penggalang donasi. Pada saat tiba di rumah Wayan Handi Riana kondisi sepi. Setelah dipanggil-panggil tak ada sahutan, dia pun melancarkan aksinya dengan cara mencongkel jendela rumah.

“Saat itu korban bersama keluarganya meninggalkan rumah. Semua pintu dan jendela telah dikunci. Sekitar pukul 19.15 Wita, Wayan Handi pulang ke rumah, melihat 4 jendela rumah dalam kondisi tercongkel. Dia pun bergegas melihat barang-barangnya, yang ternyata hilang dari tempatnya,” ungkap Kompol Doddy.

Mendapat situasi seperti itu, Wayan Handi lapor ke Polsek Denpasar Barat. Menerima laporan korban, Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat melakukan penyelidikan. Tim yang dipimpin oleh Panit 1 Opsnal Reskrim Iptu I Made Sena akhirnya berhasil meringkus tersangka di Jalan Gunung Athena, Denpasar Barat pada Kamis (25/2) lalu.

Hasil pemeriksaan terungkap modus dan cara yang digunakannya, yakni tersangka mencongkel jendela menggunakan obeng dan linggis, ujar Kompol Doddy.

Barang hasil curian berupa laptop dijual ke RTC di toko milik Hastomo. Sementara uang dolar ditukar di salah satu Money Change di Jalan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Untuk perhiasan emas dijual kepada Ni Luh Putu Ratnawati di Jalan Diponogoro, Denpasar.

Atas perbuatannya, tersangka pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Tersangka bersama barang bukti perbuatan pidana, kini diamankan di Mapolsek Denpasar Barat.  (LE-DW)

Lenteraesai.id