Denpasar, LenteraEsai.id – Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-3 Ikatan Media Online (IMO) Indonesia diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IMO Provinsi Bali dengan sederhana namun khidmat dan penuh semangat kekeluargaan.
Bertempat di kantor Sekretariat DPW IMO Bali Jalan Pudak No.1, Dangin Puri Kangin, Denpasar Utara, peringatan hari jadi ini dilakukan dengan pemotongan tumpeng, doa bersama, dan ditutup dengan santap siang bersama.
Ketua DPW IMO Bali Tri Vivi Suryani mengungkapkan, peringatan kali ini menekankan pada semangat solidaritas dan kekeluargaan organisasi, dan mengajak anggota IMO untuk terus meningkatkan profesionalisme di medan tugas.
“Walaupun agak sedikit telat memperingatinya (HUT IMO 27 Oktober), tapi ini tidak mengurangi semangat dan makna kita memperingatinya. Mari kita maknai peringatan ini sebagai penguatan semangat kekeluargaan,” ujarnya.
“Dan, kita bersyukur atas 3 tahun kehadiran IMO Indonesia di kancah pers tanah air. Astungkara, IMO Bali sendiri sudah 100% media anggota kita telah berbadan hukum pers. Mari terus kita tingkatkan profesionalitas kita,” katanya, menandaskan.
Sejak awal IMO Indonesia memang berkomitmen membantu media-media anggota ataupun yang belum anggota untuk melengkapi ketentuan dengan berbadan hukum pers Indonesia. IMO Indonesia memfasilitasi mulai dari pembuatan akta notaris dan lain-lain, dengan biaya yang relatif lebih terjangkau.
DPW IMO Bali sendiri, ungkapnya lebih lanjut, saat ini memiliki 15 anggota media online, baik media lokal maupun skala nasional. IMO menjadi tempat bernaung dan saling mendukung para pelaku usaha media online di Indonesia, khususnya di Bali.
Secara nasional, IMO kini sudah hadir di 24 provinsi dengan ratusan anggota media online di seluruh Indonesia. Tentu ini menjadi jejaring media online yang besar yang dapat menjadi alternatif publikasi dan pemberitaan.
Di akhir sambutannya, tidak lupa srikandi media di Bali ini mengajak untuk mendoakan agar kondisi pandemi Covid-19 segera berlalu. Pandemi ini memang menjadi batu uji bagi usaha media, namun Vivi mengajak untuk senantiasa tetap bersemangat dan terus membangun optimisme ke depannya. “Badai pasti berlalu,” ujarnya, penuh keyakinan. (LE-DP)







