Dagang Kopi Menjamur, Ditertibkan Petugas Desa Dangin Puri Kaja

Pihak Desa Dangin Puri Kaja Denpasar Utara lantas melakukan upaya penertiban

Denpasar, LenteraEsai.id – Sejumlah ruas jalan yang tergolong padat arus lalu lintas di Kota Denpasar, Bali belakangan ini muncul para pedagang kopi seduh yang cukup menjamur.

Mereka antara lain berjejer di beberapa penggal Jalan Nangka Selatan, Jalan Yudisitra dan Jalan Veteran Kota Denpasar. Sejumlah pedagang juga tampak menyajikan jajanan pasar dan kudapan lainnya.

Bacaan Lainnya

Melihat ini, pihak Desa Dangin Puri Kaja Denpasar Utara lantas melakukan langkah penertiban sebagai upaya menekan terjadinya penularan Covid-19.

Perbekel Desa Dangin Puri Kaja Anak Agung Ngurah Gede Cahyadi saat ditemui Selasa (3/11) mengatakan, pedagang kopi yang menjamur tersebut terjadi sejak adanya wabah Virus Corona atau Covid-19. Karena kegiatan ini baru pertama kalinya, sehingga dalam penertiban itu pihaknya hanya memberikan imbuan dan mengingatkan agar para pedagang mampu mentaati protokol kesehatan dan tidak berjualan di badan jalan.

Hal itu dilakukan, lanjut Agung Cahyadi, setelah pihaknya mendapat laporan tentang cukup banyaknya pengunjung yang tidak menerapkan protokol kesehatan, sehingga sangat rawan terjadi penularan Covid-19.

Salah satu efek jika kasus Covid-19 semakin melonjak adalah perekonomian menjadi anjlok dan banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaannya. “Sementara saat ini kami imbau saja dulu, nanti ke depan kami akan berikan surat peringatan dari desa dan kami akan koordinasikan dengan Satpol PP,” ujar Agung Cahyadi.

Lebih lanjut ia mengatakan, di samping sosialisasi pihaknya juga memberikan imbauan agar dalam berjualan jangan sampai larut malam serta tidak menghidupkan musik terlalu keras di malam hari karena sangat menggangu masyarakat setempat.

Ia berharap agar pandemi ini segera cepat berakhir sehingga perekonomian bisa pulih seperti semula. Maka dari itu pihaknya berharap masyarakat untuk memiliki rasa kesadaran dengan mematuhi protokol kesehatan agar virus ini cepat putus di masyarakat.

“Untuk itu menjelang akhir tahun ini kami linmas desa akan lakukan penertiban ini secara berkelanjutan untuk memutuskan mata rantai Covid-19,” ucapnya menjelaskan.  (LE-DP)

Pos terkait