Kelan, LenteraEsai.id – Hery Widodo (38) dan Diky (21), dua nelayan yang sempat dilaporkan hilang saat melaut dari Pantai Kelan, Kabupaten Badung, akhirnya ditemukan di daerah Muncar, Kabupaten Banyuwangi dalam keadaan selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) Gede Darmada SE MAP ketika dihubungi, Rabu (7/10), membenarkan terkait informasi penemuan nelayan yang sempat dikabarkan hilang tersebut. “Segera setelah menerima informasi pada pukul 13.30 Wita, kami langsung berkoordinasi dengan Bapak Wayu di Pos SAR Banyuwangi,” ucapnya.
Ririn, istri salah seorang korban, kepada pihak Basarnas Bali siang itu melaporkan bahwa suaminya telah ditemukan di Muncar dalam kondisi baik.
Kronologis kejadian diceritakannya bahwa sampan mereka sempat nyaris kehabisan bahan bakar dan terombang-ambing gelombang di tengah laut, beruntung ketemu nelayan lain yang melintas dan memberikan bantuan bahan bakar. Karena kondisi cuaca kurang baik, mereka memutuskan sandar di tempat yang terdekat dan aman, yakni Muncar.
Hery Widodo dan Diky yang melaut menggunakan sebuah perahu dari Pantai Kelan pada hari Minggu (4/10) lalu, hingga petang harinya tidak kunjung pulang ke rumah, sehingga keluarga melapor hilang ketika sedang melaut untuk menangkap ikan.
Begitu menerima laporan, tim SAR gabungan terjun melakukan pencarian dengan mengerahkan RIB (Rigid Inflatable Boat), rubber boat dan juga 2 jukung milik kelompok nelayan Kelan. “Selain itu, kami juga mengerahkan sebuah heli BO-105 untuk melakukan pencarian melalui udara, menyisir hingga ke seputaran perairan Tanah Lot,” tutur Darmada.
Total area pencarian oleh SRU laut berkisar 17.4 NM² dan juga pemantauan SRU darat di sepanjang bibir pantai Kelan. Tim SAR gabungan yang terlibat di antaranya Basarnas Bali, Lanal Denpasar, Ditpolair Polda Bali, SAR Samapta Polda Bali, Pos AL Badung, Pos Polair Kedonganan, SAI Rescue, Senkom, SAR Relindo, kelompok nelayan dan pihak keluarga.
Namun selama dua hari pencarian, tim SAR tidak berhasil menemukan kedua nelayan. Masalahnya, mereka sesungguhnya telah berhasil menepi pada Senin (5/10) pagi di Pantai Muncar, namun baru ada yang mengabarkan kepada pihak keluarga korban pada sore harinya.
“Hal tersebut baru dilaporkan kepada Basarnas Bali pada Senin malam. Setelah 2 hari operasi SAR, baru ada laporan mereka telah ditemukan selamat,” kata Darmada, menjelaskan. (LE-KN)







