Denpasar, LenteraEsai.id – Memasuki masa transisi, kegiatan perekonomian masyarakat mulai menggeliat kembali. Namun, di balik antusiasme masyarakat menjalani ‘new normal’, kekhawatiran tertular Covid-19 masih tinggi, terutama ketika melakukan perjalanan dengan transportasi publik.
Mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 yang lebih parah, Politeknik Transportasi Darat Bali dalam kegiatan pengabdian masyarakat, memberikan bantuan kelengkapan protokol kesehatan kepada para sopir angkutan umum di Terminal Ubung Denpasar, Kamis (1/10).
Kelengkapan protokol kesehatan yang terdiri atas face shield 100 buah, masker poltrada 50 buah, handsanitiser 50 buah, sticker dan brosur 250 buah, wastafel alat cuci tangan 1 buah dan 200 paket bahan sosialisasi kampus, diserahkan secara langsung oleh Direktur Poltrada Bali (Politeknik Transportasi Darat Bali) Bambang Wijanarko didampingi Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan.
Pada kesempatan tersebut Bambang Wijanarko mengatakan, kegiatan pengambdian masyarakat kali ini dilakukan dengan menyerahkan bantuan kelengkapan protokol kesehatan kepada 20 pengemudi kendaraan angkutan umum, carry 6 kendaraan, eElf 11 kendaraan dan bus sedang 3 kendaraan.
Menurutnya pelaksanan kegiatan ini juga sebagai wujud nyata partisipasi Poltrada Bali sebagai institusi pemerintah dalam perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam melayani masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga untuk membantu masyarakat transportasi agar memahami bahwa new normal bukan sekedar aturan teknis di lapangan, namun juga sebuah kebiasaan baru yang harus dimengerti dan diterapkan secara disiplin oleh semua golongan masyarakat khususnya pengguna transportasi.
“Maka dari itu selain menyerahkan bantuan perlengkaran protokol kesehatan kami bersama Dinas Perhubungan Kota Denpasar juga memberikan Penyuluhan Keselamatan Transportasi Jalan melalui Pemberian Informasi dan Penerapan Transportasi Berkeselamatan serta Berkesehatan di Era New Normal bagi Penyelenggara Angkutan Umum di UPT Terminal Ubung,” ucap Bambang.
D isamping itu, lanjut dia, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan eksistansi Poltrada Bali sebagai ‘branding’ yang baik untuk tetap berperan aktif bagi masyarakat dan menarik minat calon taruna baru untuk prodi baru di Poltrada Bali.
Penyuluhan dilaksanakan dengan penyampaian brosur keselamatan, stiker (jaga jarak/panduan protokol kesehatan) bagi sarana transportasi dan aktivitas publik, pelindung wajah bagi operator, partisi pelindung bagi sopir angkutan umum, masker, handsanitiser dan pemberian kaos serta bahan publikasi kampus sebagai wujud sosialisasi kampus Poltrada Bali.
Sementara Kadis Perhubungan Kota Denpasar I Ketut Sriawan, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan Poltrada Bali kepada sopir penyelenggara angkutan umum di UPT Terminal Ubung. Menurutnya, pemerintah dan swasta, harus bekerja sama untuk memastikan agar masyarakat merasa aman naik transportasi publik sesuai dengan protokol kesehatan.
Dalam kesempatan itu Sriawan juga memberikan imbuan kepada awak pengemudi angkutan umum agar tetap produktif dalam pelayanan angkutan transportasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan berkesehatan.
Tidak lupa pula disampaikan SOP serta petunjuk teknik transportasi yang meliputi protokol kesehatan pribadi saat berada di tranportasi umum di era kenormalan baru, edukasi masyarakat transportasi tentang adaptasi kebiasaan baru yang aman, sehat dan produktif.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltrada Bali Aris Budi menambahkan, bantuan alat cuci tangan sistem pedal tiga sisi hasil rancangan dosen Poltrada Bali sebagai wujud pengabdian masyarakat. Dengan bantuan kelengkapan protokol kesehatan yang diberikan, pihaknya berharap alat ini dapat membantu penerapan new normal bagi pengguna Terminal Ubung untuk selalu mencuci tangan kapanpun dan di manapun.
“Melalui arahan Bapak Direktur Poltrada Bali, alat ini dapat bermanfaat dan digunakan di manapun karena menggunakan teknologi touchless washtafel yaitu alat cuci tanpa disentuh dengan tangan sehingga dapat mencegah penularan virus melalui tangan dan dapat membantu membunuh kuman yang menempel pada tangan kita.” ucap Aris. (LE-DP)







