Nyalakan ‘Lentera Siber’, Diskominfos Bali Harap CPNS Makin Cakap Digital

Penyampaian materi dalam Lentera Siber Goes to Latsar CPNS Provinsi Bali tahun 2022. (Foto: Dok Humas Pemprov Bali)

Denpasar, LenteraEsai.id – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali berkolaborasi dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali kembali menyalakan obor ‘Lentera Siber’ pada Latsar CPNS Provinsi Bali, Jumat (1/7), bertempat di Hotel Nirmala Mahendradata Denpasar.

Kepala Diskominfos Provinsi Bali Gede Pramana, menyambut baik kolaborasi dengan BKPSDM ini. Gede Pramana berharap Lentera Siber dapat terus ikut berkolaborasi dalam kegiatan Latsar. “Sehingga CPNS di Provinsi Bali menjadi pengguna internet yang melek dan cakap digital,” imbuhnya menegaskan.

Bacaan Lainnya

Lentera Siber adalah sebuah program literasi yang diinisiasi oleh Diskominfos Provinsi Bali lewat aksi perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Tahun 2022 Angkatan I. Program literasi ini selain melakukan literasi singkat, dan menggelar pelatihan keamanan siber 20 JP, juga melakukan literasi dengan berbagai bentuk di media sosial.

Gede menyadari di tengah-tengah masifnya penggunaan teknologi, sisi keamanan menjadi hal yang sangat penting.

“Ketidaksadaran pengguna dapat membuat sebuah sistem paling canggih pun akan menjadi tidak berguna. Untuk itu slogan ‘Sec_rity Without U Is Not Completed’ dapat betul-betul dipahami dan disadari bersama,” harap Gede Pramana.

Untuk diketahui, kegiatan Lentera Siber Goes To Latsar kali ini berkesempatan untuk berkolaborasi dalam materi Smart ASN bersama Instruktur dari BKPSDM Prov Bali. Dengan memperkaya materi dari sisi Digital Safety. 4 pilar literasi digital yang disampaikan di materi Smart ASN adalah pilar yang wajib dimiliki oleh seluruh CPNS dan PNS sehingga dapat memanfaatkan dunia siber dengan sebaik-baiknya. Lentera Siber mengupas Digital Safety dari sisi praktek kehidupan nyata sehari-hari baik di rumah maupun di lingkungan organisasi.

Dalam menyampaikan materi, Kepala Bidang Persandian I Putu Sundika turut mengajak tim Lentera Siber yang terdiri dari 2 orang Sandiman sekaligus sebagai Sub Koordinator dan 1 orang analis sistem informasi. Materi yang disampaikan yaitu konsep sertifikat elektronik dan bagaimana cara memvalidasi keaslian dari sebuah surat elektronik, multifactor authentication dan materi tentang malware.

Dalam materinya, Sundika juga menjelaskan Pedoman Keamanan Informasi yang ada di Pemprov Bali. “Setiap pegawai yang menggunakan aset TIK berupa koneksi internet, laptop dan sebagainya, wajib memenuhi 14 item pada pedoman tersebut untuk menjamin keamanan lingkungan siber di Pemprov Bali,” jelasnya. (LE-DP1)

Pos terkait