Denpasar, LenteraEsai.id – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang juga Ketua Harian Mabida Kwartir Daerah Gerakan Pramuka (Kwarda) Bali, melepas keberangkatan kontingen Kwarda Bali yang akan mengikuti Perkemahan Wirakarya Nasional di Jambi sejak 2-10 Desember 2021.
Pada acara pelepasan yang berlangsung di Gedung Praja Sabha Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Rabu (1/12), Wagub Cok Ace tampak didampingi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Bali Made Rentin.
Dalam arahan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan bahwa Perkemahan Wirakarya Nasional merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para kontingen Bali untuk menjalin silahturami serta menunjukan potensi-potensi terbaik Bali di hadapan kontingen dari provinsi lain yang ada di seluruh Indonesia.
“Saya harap perkemahan yang mempertemukan seluruh perwakilan di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai ajang untuk melihat bagaimana daerah lain mengembangkan potensi yang dimiliki, sekaligus juga sebagai ajang untuk menunjukan potensi-potensi terbaik yang dimiliki oleh Bali, baik pariwisata, budaya ataupun lainnya,” tutur Wagub Cok Ace.
Menurutnya, dengan menunjukan kepada dunia luar potensi yang dimiliki Bali, merupakan salah satu kunci untuk mempromosikan Bali di tengah pandemi yang masih berlangsung. Sehingga, Bali lebih dikenal dengan baik di mata masyarakat nasional.
“Selain itu, saya juga meminta para kontingen untuk tetap menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Pramuka Daerah Bali Made Rentin menyampaikan terima kasih kepada Wagub Cok Ace atas arahan dan pesan yang diberikan kepada para kontingen.
Rentin menyebutkan, para kontingen yang dikirim berasal dari beberapa sekolah SMA di Bali. Total jumlah kontingen dan para pendamping sebanyak 22 orang, terdiri dari 16 orang perwakilan masing-masing Kwartir Cabang, dan 6 orang dari perwakilan Kwarda Bali.
Rentin berharap para kontingen dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan memberikan vibrasi positif bagi Bali, khususnya pada dunia kepramukaan. (LE-DP1)







