Denpasar, LenteraEsai.id – Munculnya varian baru Covid-19 di sejumlah negara, menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Meski perkembangan kasus Covid-19 di Denpasar belakangan terbilang landai.
Sehubungan kekhawatiran itu, Tim Yustisi Denpasar terus gencar melakukan penertiban protokol kesehatan dalam pelaksanaan PPKM Level-2 di beberapa ‘pasar tumpah’ yang ada di Kota Denpasar pada Minggu, 28 November 2011.
Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, penertiban siang itu dilakukan pihaknya di pasar tumpah Jalan Gunung Kawi Denpasar dan Pasar Tumpah Jalan Kartini Denpasar.
Penertiban juga dilakukan di Lapangan Puputan Badung, serta secara mobiling yakni berkeliling menuju jalan-jalan yang berpotensi terjadinya keramaian dan pelanggaran prokes. Dalam kegiatan mobiling juga sekaligus dilaksanakan calling di sepanjang jalan yang dilalui, mengingatkan masyarakat agar selalu disiplin dan taat prokes.
Menurutnya, dalam penertiban tersebut pihaknya menjaring empat warga yang salah menggunakan masker. “Dari pelanggar sebanyak itu, tiga di antaranya terjaring di pasar tumpah Jalan Gunung Kawi dan seorang di pasar tumpah Jalan Kartini. Untuk memberikan efek jera, pelanggar diberikan hukuman fisik berupa push up di tempat,” ungkapnya.
Mengingat masih ditemukannya penularan Covid-19, Sayoga mengaku akan melakukan penertiban secara gencar dan berkelanjutan, sehingga penularan virus dapat ditekan dan terkendali. “Dengan begitu kami berharap pandemi ini cepat berlalu,” katanya, menandaskan. (LE-DP)







