Karangasem, LenteraEsai.id – Terkait dengan akan dibukanya pintu masuk Bali untuk wisatawan mancanegara (Wisman), disambut sangat antusias oleh para pelaku pariwisata yang ada di Bali, tak terkecuali yang ada di Kabupaten Karangasem.
Bagaimana tidak, selama pandemi Covid-19 melanda, praktis para pelaku pariwisata yang ada di Kabupaten Karangasem seperti mati suri, karena minimnya kunjungan wisatawan yang datang ke hotel, restoran maupun berbagai destinasi tempat wisata.
Kenyataan tersebut telah berdampak dengan banyaknya karyawan yang bekerja pada sektor pariwisata harus dirumahkan, akibat minim atau bahkan tidak adanya lagi pendapatan.
Tapi kini dengan akan dibukanya pintu masuk Bali untuk Wisman, sangat diharapkan dapat memberikan harapan positif bagi para pelaku pariwisata, khususnya yang ada di Kabupaten Karangasem.
“Para pelaku pariwisata yang ada di Karangasem sangat senang dan menyambut antusias terkait dengan akan dibukanya pintu Bali untuk wisatawan mancanegara,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karangasem, I Wayan Kariasa, saat dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).
Ia menyebutkan, baik hotel maupun restoran dan juga destinasi tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Karangasem sudah sangat siap menyambut kedatangan Wisman, karena sebagian besar sudah mengantongi sertifikat CHSE dan juga sudah dipasang aplikasi ‘PeduliLindungi’.
“Sebagian besar sudah mengantongi sertifikat CHSE dan juga terpasang ‘PeduliLindungi’. Hanya beberapa saja yang masih dalam proses dan menunggu audit dari pusat, dan untuk para karyawan juga sudah di-training mengenai penggunaan aplikasi ‘PeduliLindungi’,” kata Kariasa, menjelaskan.
Kariasa berharap dengan dibukanya pintu masuk pariwisata untuk Wisman, nantinya akan benar-benar mampu untuk membangkitkan kondisi ekonomi, khususnya bagi para pelaku pariwisata.
“Semoga situasi ini benar-benar bisa membangkitkan keadaan ekonomi pariwisata, khususnya di Karangasem, dan kita semua juga harus taat dengan protokol kesehatan untuk menjaga diri sendiri dan juga demi kemajuan ekonomi pariwisata,” kata Kariasa, mengharapkan. (LE-Jun)







