Karangasem, LenteraEsai.id – Pascajebolnya salah satu kolam di objek wisata Taman Tirta Gangga, Karangasem, pengunjung yang datang justru mengalami peningkatan atau melonjak. Ini terjadi karena banyak masyarakat maupun wisatawan yang datang penasaran dengan kolam yang jebol tersebut.
Bahkan tidak sedikit dari para pengunjung yang datang mengaku prihatin dan menyayangkan, terkait tindakan warga yang mengambil ikan yang hanyut dari kolam yang jebol tersebut.
“Semenjak kolam jebol rata-rata pengunjung yang datang sekitar 200-300 orang per harinya,” kata Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga Anak Agung Made Kosalya di Amlapura, Minggu (27/6) sore.
Padahal, sebelum kolam tersebut jebol atau sejak pandemi Covid-19 melanda Bali, rata-rata jumlah pengunjung yang datang ke Taman Tirta Gangga hanya 80 orang saja per harinya.
Dengan peningkatan jumlah pengunjung tersebut, pihak pengelola akhirnya kembali mempekerjakan seluruh karyawan secara normal yang sebelumnya hanya bekerja 15 hari untuk setiap bulannya.
“Terhitung sejak 21 Juni 2021, seluruh karyawan yang jumlahnya 33 orang kembali kita pekerjakan mereka secara normal, mengingat jumlah pengunjung yang datang mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir dan semoga saja akan terus mengalami peningkatan,” kata Agung Kosalya.
Meskipun jumlah pengunjung yang datang sudah mengalami peningkatan, namun pihak pengelola mengaku masih belum bisa menutupi seluruh biaya operasional yang ada. Tapi, dengan peningkatan ini sudah sangat disyukuri.
“Untuk biaya operasional memang belum bisa tertutupi, karena saat hari biasa (sebelum pandemi Covid-19) rata-rata jumlah pengunjung yang datang ke sini itu sekitar 700-800 orang per harinya,” ujar Agung Kosalya menandaskan.
Dengan peningkatan jumlah pengunjung tersebut, pihak pengelola Taman Tirta Gangga tetap mengimbau kepada pengunjung yang datang agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat seperti memakai masker dan menjaga jarak. (LE-Jun)







