Denpasar, LenteraEsai.id – Di tengah kabar melonjaknya pasien positif Covid-19 di Bali, justru wilayah Kota Denpasar mencatatkan kabar menggembirakan.
Di mana Kota Denpasar kembali mencatatkan adanya penambahan pasien sembuh Covid-19. Penambahan signifikan kasus sembuh tercatat pada Kamis (10/9), yang mana sebanyak 43 pasien dinyatakan sembuh, sementara untuk penambahan kasus positif harian tercatat sebanyak 19 orang yang tersebar di 8 desa/kelurahan.
“Update perkembangan Covid-19 di Kota Denpasar, kasus sembuh melonjak tajam di angka 43 orang, kasus positif bertambah 19 orang yang tersebar di 8 desa/kelurahan. Walaupun banyak yang sembuh mari lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, mengingat kasus Covid-19 masih terjadi penularan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar di Press Room Kantor Wali Kota Denpasar pada Kamis (10/9).
Dewa Rai merinci bahwa 8 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif yakni Desa Dangin Puri Kaja mencatatkan penambahan tertinggi dengan 6 kasus positif, disusul Kelurahan Panjer dan Kelurahan Pemecutan yang mencatatkan 3 kasus positif. Selanjutnya, Kelurahan Padangsambian dan Kelurahan Sesetan mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak 2 orang. Sedangkan Desa Ubung Kaja, Desa Tegal Kertha, dan Desa Dangin Puri Kangin mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing 1 orang. Sementara itu, sebanyak 35 desa/kelurahan lainnya tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.
Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar dalam seminggu ini mengalami tren peningkatan. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.
“Terlebih saat ini, kita bersama-sama sedang bersiap untuk pemulihan ekonomi daerah dan nasional. Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, di samping juga ada klaster upacara keagamaan,” ujar Dewa Rai.
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan Covid-19 tidak semakin meluas. “Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas,” kata Dewa Rai.
Secara kumulatif kasus positif kini tercatat sebanyak 1.928 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 1.689 orang (87,60 persen), meninggal dunia sebanyak 30 orang (1,56 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 209 orang (10,84 ), ucapnya. (LE-DP)







