Bogor, LenteraEsai.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan tanda kehormatan kepada beberapa kesatuan dan personel Polri dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu.
Berdasarkan pantauan ANTARA di lokasi, Presiden memberikan tanda kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti kepada beberapa kesatuan di lingkungan Polri, yaitu Divisi Hukum Polri, Pusat Keuangan Polri, Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jateng, Polda Jatim, Polda Jabar, Polda Sumut, Polda Riau, Polda Lampung, Polda Kalteng, dan Polda NTB.
Tanda kehormatan itu diberikan sebagai penghargaan atas jasa mereka bagi kepentingan bangsa dan negara.
Kemudian, Presiden memberikan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada sejumlah personel Polri, yaitu Widyaiswara Kepolisian Madya TK. III Kombes Pol. Prasetiyo Adhi Wibowo; Karoops Polda Sulbar Kombes Pol Ach. Imam Rifai; Kasiwas Polresta Manokwari Polda Papua Barat AKP Nengsi Marline Waromy; Kaurmintu Subbagrenmin Rolog Polda Papua AKP Ivone A. Rorongpangalo; Ba 9 Subsi Protokol Si Yanma Satlat Brimob Korbrimob Polri Aiptu Wawan Setiyawan; dan Bamin Urmin Subditregident Ditlantas Polda Metro Jaya Aiptu Irwan Setiyono.
Tanda kehormatan itu diberikan sebagai penghargaan kepada anggota Polri yang berjasa besar dengan keberanian dan ketabahan luar biasa melampaui panggilan kewajiban untuk kemajuan dan pengembangan kepolisian.
Tidak hanya itu, Presiden juga memberikan pangkat kehormatan kepada tiga purnawirawan Polri, yaitu Ketua MPR RI periode 2013-2014 Irjen Pol. (Purn.) Sidarto Danusubroto, Ketua KPK periode 2015 Irjen Pol. (Purn.) Taufiequrachman Ruki, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara periode 2004-2009, Brigjen Pol. (Purn.) Taufiq Effendi.
Pangkat kehormatan tersebut merupakan penghargaan atas jasa luar biasa ketiga purnawirawan tersebut kepada negara.
Perayaan Hari Bhayangkara 2026 mengusung tema “80 Tahun Mengabdi Polri untuk Masyarakat”.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara itu, di antaranya Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, hingga Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto. (LE)
Source: ANTARA







