Tim SAR Evakuasi 12 Warga Terdampak Banjir di Kawasan Dewi Sri Legian

Tim SAR Evakuasi 12 Warga Terdampak Banjir di Kawasan Dewi Sri Legian
Tim SAR gabungan evakuasi korban banjir akibat cuaca ekstrem di Jalan Dewi Sri, Selasa (24/2).

Denpasar, LenteraEsai.id — Tim SAR gabungan mengevakuasi 12 warga yang terdampak banjir di kawasan Jalan Dewi Sri, Legian, Kabupaten Badung, menyusul cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah Bali selama tiga hari terakhir.

Koordinator Lapangan Basarnas Bali Komang Sudiarsa menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung sejak siang hingga sore hari. Banjir yang merendam kawasan tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh setelah ketinggian air mencapai lebih dari satu meter atau setinggi dada orang dewasa.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 11 personel SAR dikerahkan ke lokasi dengan membawa satu unit perahu karet. Setibanya di lokasi, tim langsung menerima permintaan bantuan dari warga setempat, termasuk satu korban yang mengalami cedera pada kaki akibat terkena gerinda dan membutuhkan penanganan segera.

Evakuasi dilakukan secara bergantian, dengan prioritas pada anak-anak dan warga yang terjebak di rumah maupun di area yang tidak dapat diakses kendaraan. Upaya penyelamatan turut diperkuat oleh personel Ditsamapta Polda Bali, Brimob Polda Bali, serta Balawista. Secara keseluruhan, tim gabungan mengoperasikan tiga perahu karet dan tiga unit kano di area terdampak.

Sebelumnya, sebagian personel juga melaksanakan evakuasi di wilayah Sanur dan beberapa titik lain di Legian yang turut terdampak banjir. Proses penyelamatan sempat terkendala hujan deras dan angin kencang yang terus berlangsung sepanjang operasi.

Menjelang sore, debit air mulai menunjukkan penurunan sehingga warga mulai dapat melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman. Tim SAR sempat bersiaga di titik kumpul hingga pukul 17.50 Wita, sebelum memastikan tidak ada lagi permintaan evakuasi lanjutan.

Berdasarkan data BPBD Bali, banjir akibat cuaca ekstrem terjadi di 51 titik di Bali, dengan rincian 39 titik di Denpasar dan 12 titik di Kabupaten Badung. Secara keseluruhan, sekitar 350 orang berhasil dievakuasi dalam satu hari, baik warga lokal maupun wisatawan.

Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun pengungsian massal akibat peristiwa tersebut, meskipun masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan masih berlangsung. (LE)

Pos terkait