DP3AP2KB Gianyar Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan TPPO

DP3AP2KB Gianyar Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan TPPO
Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan TPPO yang berlangsung di MPP Gianyar, Kamis (23/7). (Foto: Pemkab Gianyar)

Gianyar, LenteraEsai.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Gianyar menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan tema ‘Perempuan Kuat, Perempuan Berdaya’, Kamis (23/7), di Ballroom Sabha Praja, Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gianyar.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Kabupaten Gianyar, I Gede Wijaya, yang menegaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan TPPO memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, perempuan yang berdaya adalah perempuan yang memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk kekerasan, memahami hak-haknya, serta mengetahui akses layanan yang dapat memberikan perlindungan ketika mengalami atau menyaksikan tindak kekerasan.

Bacaan Lainnya

“Kekerasan terhadap perempuan masih banyak terjadi, bahkan sebagian besar dilakukan oleh orang-orang terdekat korban. Kondisi itu membuat banyak korban memilih diam karena rasa takut, malu, maupun tidak mengetahui harus melapor kemana,” ujarnya.

Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini, I Gede Wijaya juga mengajak seluruh peserta untuk memulai pencegahan dari lingkungan keluarga dengan menjadikan rumah sebagai tempat yang aman, membangun komunikasi yang baik, serta menanamkan sikap saling menghormati. Selain itu, masyarakat diharapkan tidak memberikan stigma kepada korban, melainkan memberikan dukungan agar mereka dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

“Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan pengaduan apabila mengetahui atau mengalami tindak kekerasan. Korban bisa mengakses layanan melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak maupun SAPA 129, kerahasiaan identitas terjamin dan akan mendapat pendampingan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Acara tersebut juga menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya. Seperti Dosen Psikologi Universitas Udayana, Ni Luh Indah Desira Swandi dan Koordinator Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) Provinsi Bali, Yurike Ferdinandus. (LE-VJ)

Pos terkait