Mangupura, LenteraEsai.Id – Komisi IV DPRD Kabupaten Badung dipimpin ketuanya I Nyoman Graha Wicaksana Rabu, 22 Juli 2026 melakukan rapat kerja (raker). Raker dihelat dengan dua organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Badung. Yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) dan Dinas Kebudayaan.Pemkab Badung. Berlangsung di ruang rapat Sekretariat DPRD Badung.
Mengapa Komisi IV DPRD Badung fokus menggelar raker dengan Disdikpora dan Dinas Kebudayaan Badung? Alasan Ketua Komisi IV DPRD Badung Graha Wicaksana, Disdikpora Badung baru usai penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajarana 2026/2027. Dan Dinas Kebudayaan habis mengikuti Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 48. Dalam raker tersebut dari Disdikpora Badung antara lain mengemuka, bahwa terjadi penyebaran jumlah siswa yang tidak merata, untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Khususnya sekolah negeri. Seperti di wilayah Kecamatan Petang.
Kadisdikpora Badung I Gusti Made Dwipayana hadir langsung didampingi sejumlah staf. Demikian pula Kadis Kebudayaan I Gede Suakadana didampingi beberapa orang stafnya.
“Terjadinya penyebaran jumlah siswa yang tidak merata, karena jarak sekolah dengan tempat tinggal siswa jauh -jauh. Seperti di wilayah Kecamatan Petang,” papar Graha Wicaksana usai raker menjawab pertanyaan awak media massa.
Menurut Graha Wicaksana, ke depan Dinas Kebudayaan Badung supaya lebih transparan dalam penunjukkan seka kesenian yang akan tampil di PKB. Juga jangan ada lagi seniman yang seniman yang berperan dobel (di dua seka kesenian Red-).
“Tadi dari Dinas Kebudayaan ada rencana melakukan festival Kebudayaan, sebagai ajang seleksi. Seperti dulu pernah dilakukan Dinas Kebudayaan Badung. Dilakukan menjelang hari jadi Kota Mangupura,” kata Graha Kencana.
Ditambahkan Graha Wicaksana, dalam mengikuti PKB tahun 2026 Dinas Kebudayaan Badung didukung anggaran Rp7 miliar. Kalau kekurangan ke depan bisa diusulkan penambahan. Pihaknya (Dewan) pasti akan mendukung.
Pewarta: Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan







