Mangupura, LenteraEsai.id – Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Selasa,30 Juli 2024 kembali memimpin rapat paripurna. Dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Badung terhadap dua ranperda yang diajukan Bupati Badung pada rapat paripurna Senin,29 Juli 2024. Yaitu ranperda perubahan APBD Badung 2024 dan ranperda penyelenggaraan bangunan dan kawasan pemukiman di Kabupaten Badung. Di DPRD Badung ada tiga fraksi, yakni Fraksi PDI Perjuangan (FPDIP), Fraksi Partai Golkar (FPG) dan Fraksi Badung Gede (FBG).
Secara umum ketiga Fraksi DPRD Badung mengapresiasi pemerintah (eksekutif), karena dalam ranperda perubahan APBD Badung 2024 masih memasang anggaran besar pada program-program strategis. Seperti pendidikan, kesehatan, insfrasruktur dan sebagainya. Tetapi FPDIP dengan juru bicara Ni Putu Yunita Oktarini menyoroti divisit sebesar Rp839 Miliar lebih dalam ranperda perubahan APBD Badung 2024. Pihaknya berharap supaya pemerintah melakukan efisiensi dan mencari trobosan pendapatan baru.
FBG dengan juru bicara I Made Retha dalam pemandangan umumnya antara lain menyarankan pemerintah (eksekutif) melalui OPD-OPD-nya membuat program yang mendekati sesuai dengan estimasi pendapatan. Mengingat waktu tersisa masih sedikit. Walau fraksi ini menyadari membuat program demikian tidak mudah.
Bagaimana dengan FPG yang pemandangan umum fraksinya langsung dibacakan Ketua FPG, I GN Saskara? Fraksi ini mempertanyakan pada pemerintah (eksekutif), indikator yang dijadikan rujukan untuk mencapai proyeksi pendapatan daerah. Mengingat peningkatan pendapatan daerah dalam ranperda perubahan APBD Badung 2024 sangat tinggi. Yakni mengalami peningkatan sebesar 17 persen. Sedang waktu tinggal satu semester.
Ketua DPRD Badung Putu Parwata usai rapat paripurna memberi penjelasan pada awak media massa. Menurutnya, pandangan umum fraksi-fraksi sudah sejalan dengan pandangan pemerintah. Semua menyampaikan apresiasi dan masukan yang luar biasa pada eksekutif.
“Pandangan fraksi–fraksi sudah sejalan dengan pandangan pemerintah. Sudah sejalan dengan apa yang dijadikan acuan. Semua masukan dan saran positif. Guna mendorong kinerja pemerintah. Memang ada masukan-masukan, pertanyaan yang harus dijawab pemerintah,”katanya.
Bupati Badung Giri Prasta ditanya awak media massa mengenai divisit Rp839 Miliar dalam ranperda APBD Badung 2024, dijawab itu tidak terlalu besar dan dikatakan aman. Ia yakin nanti target pendapatan daerah akan terlampui. Tentang ranperda penyelenggaraan perumahan dan kawasan pemukiman, pemerintah mempertegas Perdanya. Dimana setiap orang yang membangun di Kabupaten Badung harus bernuansa Bali, lebih–lebih bangunan kantor.
Pewarta: I Made Astra
Redaktur: Laurensius Molan







