Denpasar, LenteraEsai.id – Sehubungan dengan beredarnya akun Whatsapp bodong menggunakan profil Penjabat (Pj) Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dengan modus meminta transfer uang, siapapun pihak yang dihubungi diimbau untuk tidak menanggapinya.
“Kami imbau masyarakat untuk tidak menanggapi telepon atau kiriman pesan dari orang yang mengaku Pj Gubernur Bali tersebut,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, dalam siaran persnya yang diterima LenteraEsai di Denpasar, Rabu (6/9/2023) malam.
Ironisnya, jenderal polisi berbintang dua itu baru dalam hitungan hari menduduki posisi sebagai Pj Gubernur Bali, setelah Wayan Koster dan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati usai melaksanakan tugas selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2018-2023 pada 5 September lalu.
Sekda Dewa Indra menyebutkan bahwa pihaknya mendapat laporan tentang adanya akun Whatsapp menggunakan foto profil Pj Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya dan meminta sejumlah uang.
Birokrat asal Desa Pemaron, Buleleng itu memastikan bahwa pesan yang dikirimkan oleh nomor telepon 082240078887 dengan menggunakan foto profil Pj Gubernur Bali saat dilantik di Jakarta kemarin itu adalah nomor palsu.
“Saya minta semua jajaran khususnya di Pemprov Bali untuk tidak menanggapi telepon atau WA dari nomor tersebut. Ini penipuan, jangan sampai ada yang kena tipu,” ujarnya, menegaskan.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati jika ada pesan-pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. “Konfirmasi dahulu kepada Pemprov Bali, apalagi yang melibatkan permintaan transfer uang,” kata mantan Kalaksa BPBD Bali itu, mengingatkan. (LE/Dep)







