Jimbaran Macet, Ketua DPRD Badung Setuju Dibangun Jalan Alternatif

Ketua DPRD Badung berbofo bersama dengan para tamunya. (Foto: LenteraEsai/Made Astra)

Mangupura, LenteraEsai.id – Sebagai wakil rakyat, nyaris tidak ada hari yang luang bagi Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata untuk menerima kedatangan tamunya. Seperti pada Selasa, 11 April 2023, orang nomor 1 di DPRD Badung itu setidaknya menerima empat rombongan tamu dari kelompok atau unsur masyarakat.

Baik rombongan tamu dalam jumlah besar maupun rombongan kecil, tampak diterima secara bergantian di ruang kerja Ketua DPRD Badung di Kompleks Puspem Badung di Mangupura.

Bacaan Lainnya

Pertama, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata menerima prajuru Desa Adat Mengwitani, Kecamatan Memgwi, Kabupaten Badung. Rombongan ini dalam jumlah kecil, hanya tiga orang. Mereka tampak berpakaian Adat Bali. Prajuru Desa Adat Mengwitani menurut Parwata, mengajukan beberapa kegiatan seperti akan melakukan renovasi sejumlah pura, antara lain Pura Melanting, Pura Kahyangan Tiga, Pura Brerong dan membangun Balai Masyarakat.

“Mereka mengusulkan agar kegiatan masyarakat di desa adat itu dapat dimasukkan dalam program aspirasi Dewan,” katanya. Usulan mereka tersebut akan ditindaklanjuti dengan membuat profosal. Selanjutnya, kata Parwata, pihaknya akan meneliti profosal yang masuk, mana yang dapat dimasukkan dalam program prioritas (urgent).

Berikutnya, Putu Parwata menerima Majelis Jemaat GKPB Philadelphia Legian, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung dan tokoh gereja setempat. Tujuan kedatangan mereka menemui Ketua DPRD Badung adalah untuk menyampaikan tentang telah selesainya pembangunan gedung gereja yang difasilitasi oleh Ketua DPRD Badung.

Gedung gereja yang dimaksud akan diresmikan pemanfaatannya pada 21 Mei 2023 mendatang. Mereka juga memohon dapat difasilitasi pengadaan mobiler untuk gereja. “Kedatangan mereka sekaligus mengundang Ketua DPRD Badung untuk hadir dalam peresmian gedung gereja yang baru itu,” ujar Parwata usai menerima tamunya.

Setelah itu, Ketua DPRD Badung Putu Parwata kedatangan tokoh-tokoh Gereja Padangluwih, Desa Dalung, terkait akan dibangunnya balai serbaguna, fasilitas bermain untuk anak-anak dan sebagainya. Masalah pendanaan untuk pembangunan itu akan mereka usulkan dengan mengajukan profosal kepada Pemkab Badung.

Usai menerika tamu dari Gereja Padangluwih, Ketua Dewan kedatangan rombongan dalam jumlah cukup banyak, yakni sejumlah tokok masyarakat dari Kelurahan Jimbaran dan Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, yang tergabung dalam Panitia Penataan Pesisir Pantai dan Pembuatan Jalan Akses ke Pantai Jimbaran sebagai Jalan Alternatif.

Jalan akses itu disebutkan sangat urgent, lantaran jalan di wilayah Jimbaran, Tuban, Kelan, Kedongan menuju Pecatu, Ungasan, arus lalu lintasnya sudah kerap kali mengalami kepadatan bahkan kemacetan. Karenanya, pembuatan jalan alternatif mendesak untuk dapat dilakukan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Badung menyatakan sangat mendukung. “Kami mendukung pembuatan jalan alternatif tersebut, untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas. Serta jalan itu nantinya tentu akan menjadi akses menuju tempat-tempat wisata di Jimbaran dan daerah lainnya,” ujarnya, bersemangat.

“Pembuatan jalan sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi kalau masyarakat berinisiatif membuka jalan baru sebagai akses ke tempat kunjungan wisata dan sebagai jalan alternatif, itu bagus sekali,” ujar Parwata kepada awak media massa usai menerima tamunya. (LE/Ima)

Pos terkait