Parade Ogoh-ogoh ‘Cenik’ Dimeriahkan Ratusan Siswa TK dan PAUD di Denpasar Barat dan Utara

Beberapa anak didampingi guru dan orang tua, foto bersama usai parade Ogoh-ogoh (Foto: Humas Pemkot Denpasar)
Denpasar, LenterasEsai.id – Ratusan siswa Taman Kanak Kanak (TK) dan PAUD di Kecamatan Denpasar Barat (Denbar) dan Denpasar Utara (Denut), Kota Denpasar, ambil bagian dalam menyemarakkan gelaran Parade Ogoh-ogoh ‘Cenik’ yang diarah anak-anak pada Sabtu (11/3/2023).
 
Kegiatan yang diadakan oleh Ikatan Guru Taman Kanak Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kota Denpasar itu, dimaksudkan untuk lebih memperkenalkan adat dan budaya Bali kepada anak sejak usia dini.
 
Parade digelar di dua titik lokasi, yakni Lapangan Astagina Padangsambian Kelod untuk wilayah Denpasar Barat, dan Lapangan Lumintang untuk wilayah Denpasar Utara. Kegiatan ini juga dalam rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1945 yang jatuh pada 22 Maret mendatang.
 
Pawai kumpulan anak-anak TK dan PAUD yang mengarak Ogoh-ogoh ‘Cenik’ itu, dilepas langsung oleh Bunda PAUD Kota Denpasar Ny Sagung Antari Jaya Negara didampingi Ketua GOPTKI Kota Denpasar Ny Ida Ayu Alit Wiradana.
 
Dalam kesempatan itu, tampak hadir pula Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar AA Gede Wiratama dan Kabid Pembinan PAUD dan PNF Disdikpora Ni Made Sugiantini.
 
Bunda PAUD Kota Denpasar Ny Antari Jaya Negara menyampaikan, dirinya sangat mengapresiasi antusiasme dan semangat para siswa TK dan PAUD yang terlibat dalam kegiatan ini.
 
“Kita bisa melihat adik-adik ini begitu semangat mengikuti Parade Ogoh-ogoh. Ajang ini merupakan salah satu program pembelajaran pengembangan kreativitas anak-anak dengan konsep kebersamaan dan gotong royong, seperti spirit Kota Denpasar, Vasudhaiva Kutumbhakam,” ujar Ny Antari Jaya Negara.
 
Dia menyebut, momentum seperti ini adalah bentuk pelestarian budaya yang nyata dan sangat baik karena melibatkan langsung peran serta anak-anak dalam proses pembuatan sampai pengarakan atau pengusungannya.
 
“Parade Ogoh-ogoh ini juga adalah ajang rekreasi untuk menumbuhkembangan kecintaan anak-anak terhadap seni, tradisi, dan budaya Bali,” imbuhnya.
 
Terik sinar matahari tak membuat surut semangat para peserta parade tersebut. Dengan dipandu oleh guru mereka masing-masing, anak-anak  dengan mantap menjalankan tugas yang diembannya. Ada yang bertanggung jawab memikul Ogoh-ogoh, ada pula yang membawa papan nama, spanduk dan perangkat parade lainnya.
 
Ketua IGTKI-PGRI Kota Denpasar, Nyoman Puspitawati Yasa menjelaskan, Parade Ogoh-ogoh ‘Cenik’ kali ini melibatkan 19 Gugus TK dan PAUD dari Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara, dengan total jumlah lebih dari 20 buah Ogoh-ogoh yang diarak.
 
“Jadi hari ini giliran Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara yang berkesempatan mengikuti Parade Ogoh-ogoh ini. Untuk Kecamatan Denpasar Timur dan Denpasar Selatan, akan dilakukan pada 14 dan 15 Maret mendatang,” katanya.
 
Puspawati juga bertutur, selain diarak, Ogoh-ogoh ‘Cenik’ itu juga dinilai dan nantinya akan dipilih 3 terbaik dari masing-masing kecamatan. Para juara nantinya akan ditampilkan dan diarak pada Parade Ogoh-ogoh Kota Denpasar tanggal 18 Maret, yang akan digelar di kawasan Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung atau Puputan Badung.
 
“Dalam penilaian Ogoh-ogoh ini kami memiliki beberapa kriteria. Antara lain keunikan tema, teknik konstruksi, komposisi yang digunakan, ekspresi dan juga proporsi. Selain itu, aksesoris, harmoni warna, kreativitas dan juga penampilan saat parade menjadi unsur yang kami nilai juga,” ujar Puspitawati.
 
Ia menambahkan, selain 12 peserta terbaik dari 4 kecamatan, pihak IGTKI-PGRI juga akan membawa turut serta 1 peserta lainnya dari lembaga penyedia pendidikan berkebutuhan khusus, yaitu TK Tuna Rungu Sushura pada Parade Ogoh-ogoh Kota Denpasar mendatang.   (LE-DP) 

Pos terkait