73 Anggota Poktan Desa Patas Buleleng Dibina Sebagai Petani Nira dan Pembuat Arak Bali

Gerokgak, LenteraEsai.id – Sebanyak 73 petani di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng sepakat membentuk Kelompok Tani (Poktan) yang khusus menekuni bidang penyadapan nira (tuak) dan memproduksi arak Bali, yakni minuman tradisional warisan leluhur secara turun-temurun.

Keberadan Poktan tersebut juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan produksi arak yang merupakan salah satu potensi alam di Bali bagian utara yang dapat dijadikan peluang bisnis bagi masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Demikian terungkap pada rapat koordinasi (Rakor) terkait Pengukuhan dan Pembinaan Petani Nira dan Pembuat Arak Bali, bertempat GOR Amartha Desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Jumat (27/1/2023).

Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Perbekel Desa Patas, I Kadek Sara Adnyana SPd, dihadiri para petani nira dan pembuat arak Bali se-Desa Patas. Rakor juga dilakukan sebagai upaya tindak lanjut pelestarian arak dan tuak, seiring dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan Nomor 929/03-I/HK/2022 oleh Gubernur Bali Wayan Koster, yang menetapkan tanggal 29 Januari sebagai Hari Arak Bali (HAB).

Ditemui usai kegiatan, Perbekel Desa Patas I Kadek Sara Adnyana mengatakan, kegiatan yang mengambil tema ‘Melalui Arak Bali Kita Tingkatkan Kesadaran Kolektif untuk Mengangkat Nilai dan Harkat Arak Bali’, antara lain diisi dengan pembinaan dan pengukuhan pengurus kelompok tani yang secara khusus bergerak di bidang pengolahan nira dan produksi arak Bali.

“Harapan kami pengurus yang sudah terbentuk bisa menampung dan menyalurkan keinginan dari para petani nira dan pembuat arak, terlebih bagi mereka yang telah tergabung sebagai anggota kelompok,” ucapnya, menjelaskan.

Perbekel Sara Adnyana menyebutkan, dengan telah ditetapkannya Hari Arak Bali semoga arak Bali menjadi semakin dikenal dan diminati orang banyak. Dengan demikian, tentu para petani nira dan pembuat arak akan dapat menikmati hasil yang lebih baik, ujarnya.

Di akhir perbincangan, Sara Adnyana menegaskan bahwa dirinya selaku perangkat desa tentunya juga akan selalu berupaya menjembatani keinginan dan langkah-langkah yang diambil para petani, sehingga beberadaan arak Bali pada gilirannya semakin menjamin dan menggairahkan perekonomian masyarakat. (LE-AS)

Pos terkait