Ratusan Merpati Diterbangkan Serangkaian Giat Melepas Matahari 2022 di Denpasar

Pelepasan burung dara yang dilanjutkan acara ramah tamah di Sekretariat Polldar, Jalan Turi 39 Denpasar (Foto: Dok LenteraEsai)

Denpasar, LenteraEsai.id – Ratusan merpati dengan bulu aneka warna, diterbangkan serentak di lapangan Puputan Badung di tengah Kota Denpasar pada Sabtu (31/12) petang, serangkaian kegiatan melepas matahari terakhir di tahun 2022.

Kegiatan yang juga digelar untuk menyongsong terbitnya matahari 2023 itu, dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Arya Wibawa dan sejumlah pejabat di jajaran OPD Pemkot Denpasar dan undangan lainnya.

Bacaan Lainnya

Wawali Arya Wibawa berkesempatan melepas ratusan merpati untuk mengudara di tengah sinar temaram Kota Denpasar sehubungan mentari sudah mulai condong dan menjelang terbenam di ufuk barat.

Merparti yang dilepas sebanyak itu merupakan burung-burung piaraan penduduk yang tergabung dalam Paguyuban Polldar Bali yang memiliki puluhan anggota tersebar di berbagai kecamatan di Kota Denpasar dan beberapa daerah lain di Bali.

Ketua Polldar Bali Made Sudira mengatakan, pihaknya ambil bagian bersama jajaran Pemkot Denpasar dalam kegiatan melepas matahari 2022 dan menyongsong kehadiran matahari 2023 di Kota Denpasar.

Sebanyak 270 ekor merpati milik anggota Polldar Bali dilepas untuk terbang mengangkasa, mewarnai serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkot Denpasar itu, ucapnya.

“Kegiatan ini juga untuk memupuk tali silaturahmi sekalian menyambut tahun baru 2023,” ujar Sudira dengan menambahkan, usai acara pelepasan burung, seluruh anggota yang ambil bagian melanjutkan kegiatan ramah tamah di Sekretariat Polldar Bali di Jalan Turi No.39 Denpasar.

Ditanya tentang pengurus Persatuan Olahraga Ngelolosang Dara (Polldar) Bali, Sudira mengatakan bahwa belum lama ini telah berhasil dibentuk kepengurusan untuk masa bhakti lima tahun mendatang.

Susunan pengurus tersebut terdiri atas Penasihat: Ketut Purna Adyasa, Ketua: Made Sudira, Wakil Ketua: P Haji, Sekretaris: Mas Juliawan, Wakil Sekretaris: Gus Gentong, Bendahara: Putu Ardana, dan Wakil Bendahara: Guru (Mertayasa).

Kepengurusan ini juga didukung beberapa seksi dan koordinator kewilayahan (korwil) dari sejumlah kecamatan di Kota Denpasar dan di beberapa daerah lain di Pulau Dewata.

Ketut Purna Adyasa selaku penasihat paguyuban menambahkan, kelompok penggemar burung dara ini mengusung visi dan misi, yakni: 1. Melestarikan merpati endemik Bali dan merpati lainnya. 2. Bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk melindungi merpati dari kepunahan. 3. Mengadakan kerja sama dalam kegiatan atau ivent yang membutuhkan pelepasan burung merpati dalam jumlah yang cukup banyak.

Sehubungan dengan itu, bila ada warga baik perorangan maupun kelompok, atau organisasi dan pemerintahan yang memerlukan dilakukaknya kegiatan pelepasan burung merpati dalam jumlah banyak, dapat menghubungi Sekretariat Polldar Bali, ujarnya, menjelaskan. 

Peguyuban mengakomodir masyarakat penggemar merpati di Denpasar dan sekitarnya sebagai sarana atau wadah kegiatan olahraga yang sehobi terhadap keberadaan merpati, dan sekaligus untuk menjaga kepunahan burung yang cukup legendaris itu.  (LE-DP) 

Pos terkait