Warga Selat Kaget Temukan Ular Piton Perutnya Bengkak Habis Makan Ternak

Karangasem, LenteraEsai.id – Binatang melata jenis ular yang belakangan ini muncul bergentayangan di kawasan pemukiman penduduk, sering dilaporkan meresahkan warga di beberapa desa Kabupaten Karangasem, Bali bagian timur.

Pada Minggu siang, 11 Desember 2022, seekor ular berukuran cukup raksasa yang diketahui telah lebih dari dua pekan ‘meneror’ warga, berhasil ditangkap di Banjar Dinas Bangbang Biaung, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, warga di banjar itu kerap kali mengaku kehilangan hewan ternak bahkan juga binatang piaraan rumahan seperti anjing, sampai-sampai penduduk mengira di desa tersebut ada pencuri. Namun, hal tersebut akhirnya terbantahkan setelah diketahui ‘pelaku’ dari pencurian ternak adalah ular piton berukuran cukup besar sepanjang 4 meter.

Tertangkapnya binatang melata tersebut, kata I Wayan Ardana, penduduk Bangbang Biaung, bermula ketika ayahnya menemukan benda berwarna mirip batik saat membersihkan semak belukar di kebun yang ada di samping rumahnya.

“Melihat itu, ayah saya mendekati benda tersebut yang awalnya dikira kain. Namun setelah ditilik-tilik, ternyata seekor ular piton besar,” ujar Ardana sembari menambahkan, warga yang kemudian berdatangan ke lokasi temuan, menyaksikan bahwa bagian perut ular bengkak menggelembung, sehingga timbul curiga jika ular baru saja habis melahap hewan ternak.

Suara Arsana, warga yang lain mengatakan, memang benar ular tersebut sempat meresahkan warga sekitar. “Ya, ular itu diduga kuat sempat memakan anjing berukuran sedang. Dan hari ini sudah melahap 3 ekor bebek yang diketahui hilang dari kadangnya,” katanya.

Wayan Ardana lantas mehubungi petugas Damkartan Karangasem guna dilakukan penangkapan dan evakuasi. Sebanyak 4 personel Damkartan lantas datang ke lokasi untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Begitu mau ditangkap, ular tampak ngeloyor hingga petugas harus mengepungnya ke dalam semak-semak. Tak berapa lama akhirnya dapat ditangkap petugas. “Ular ini baru saja habis makan, jadi kesulitan untuk bisa bergerak lincah, sehingga kami dengan cukup mudah bisa menangkapnya,” ujar Kadis Damkartan Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah, menjelaskan.

Selanjutnya, ular tersebut langsung diamankan ke Pos Damkartan Karangasem, sehingga tidak lagi berkeliaran dengan meresahkan warga, kata Kadis Damkartan Siki Ngurah. (LE-Ami) 

Pos terkait