Ditinggal Sembahyang, Rumah Penduduk di Abang Karangasem Terbakar

Musibah kebakaran yang menimpa rumah milik I Gede Pande Parwata (32) di Banjar Dinas Abang Kaler, Desa/Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem (Foto: Dok LenteraEsai/Ami)

Karangasem, LenteraEsai.id – Rumah milik keluarga I Gede Pande Parwata (32) di Banjar Dinas Abang Kaler, Desa/Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, hangus dilahap si jago merah pada Sabtu (5/11/2022) sore bertepatan dengan rahina Tumpek Landep.

Berdasarkan informasi, rumah yang letaknya tepat di depan Kantor Pos Abang tersebut, terbakar saat dalam keadaan kosong, karena seluruh penghuni rumah yang jumlahnya 3 orang sedang pergi untuk melaksanakan persembahyangan di pura.

Bacaan Lainnya

Menurut saksi mata, sere itu sekitar pukul 15.30 Wita, api tiba-tiba terlihat berkobar cukup besar pada bangunan rumah berukuran 9×5 meter yang terdiri atas satu ruang tengah dan tiga kamar tidur itu.

Tergolong beruntung, peristiwa tersebut dengan cepat diketahui oleh tetangga korban, salah satunya Ni Kadek Susilawati (34) yang langsung  menghubungi pihak Damkartan Karangasem.

Begitu menerima laporan, kata Kepala Dinas Damkartan Karangasem I Nyoman Siki Ngurah, pihaknya dengan cepat menerjunkan sejumlah anggota pasukan yang didukung 4 unit mobil pemadam kebakaran.

Tiba di lokasi, tim Damkartan sudah mendapati masyarakat sekitar, perangkat Desa Abang dan Polsek Abang yang tengah bekutat melakukan aksi pemadaman dengan alat seadanya hingga kobaran api tidak semakin membesar dan meluas.

Tim Damkar kemudian menangani sisa-sisa kebakaran, dan memeriksa seluruh titik untuk memastikan masih ada atau tidaknya bara api, serta memastikan bangunan lain seperti dapur dan pura yang ada di dekat rumah yang terbakar, tidak ikut terjilat si jago merah.

Petugas yang turun ke lokasi kejadian menyebutkan, percikan api yang kemudian menjadi besar diduga akibat adanya konsleting aliran listrik. Namun demikian, untuk lebih jelasnya masih harus dilakukan penyelidikan dengan lebih seksama.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian itu, dan untungnya kobaran api dengan cepat dapat tertangani. Sementara  kerugian material yang dialami pemilik rumah diperkirakan senilai kurang lebih Rp20 juta,” kata Kadis Siki Ngurah, menjelaskan.  (LE-Ami)

Pos terkait