Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK Unud Selenggarakan PKB XXX di Denpasar

Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (PKB) ke XXX di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah dan di Hotel Prime Plaza, Sanur Bali. (Foto: Dok Humas Unud)

Denpasar, LenteraEsai.id – Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar, Bali bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Cabang Bali, menyelenggarakan Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (PKB) XXX.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Comperhensive and Sustainability Therapy in Internal Medicine: Leaning Toward New Normal Era’ itu, diselenggarakan secara offline (luring) di RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah dan di Hotel Prime Plaza Sanur Bali sejak Jumat (2/9) sampai Minggu (4/9).

Bacaan Lainnya

Acara PKB tahun ini meliputi kegiatan Workshop, Symposium, dan Scientific Competition. Sesi workshop diadakan pada Jumat (2/9) di RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar, dibuka oleh Direktur Utama RSUP dr I Wayan Sudana MKes, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK Unud sebagai salah satu promotor pertama dalam kegiatan luring di RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar, setelah terdampak pandemi Covid-19.

Acara workshop diadakan dalam 3 paralel dengan topik Reemerging Infectious Disease Monkeypox, Comprehensive Care in Cancer Patient, dan Covid-19 Vaccine in Elderly dengan total peserta 62 orang dari dokter spesialis penyakit dalam maupun dokter umum.

Sesi Simposium diselenggarakan pada Sabtu (3/9) dan Minggu (4/9) di Hotel Prime Plaza Sanur Bali, yang secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan Fakultas Kedokteran Unud, Dr dr I Gede Eka Wiratnaya SpOT (K), yang dalam sambutannya menyampaikan harapan acara pendidikan kedokteran berkelanjutan ini dapat memberikan pengetahuan, serta kekuatan untuk membantu membuat keputusan yang lebih baik pada masa setelah pandemi.

Sesi simposium mengundang seluruh pembicara dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Universitas Udayana. Peserta simposium berjumlah 182 orang dari berbagai daerah dan kalangan, antara lain konsultan, spesialis penyakit dalam, dan juga dokter umum. Peserta simposium berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Bali, namun juga dari luar Bali seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sumba Tengah, Lembata, Dompu, Kepulauan Rote, Lombok, Kab Belitung, Maluku, Jawa Barat, dan Jakarta yang berjumlah 182 orang.

PKB pada tahun ini juga menyelenggarakan scientific competition, telah terdaftar 40 peserta, yang terdiri atas 20 peserta laporan kasus dan 20 peserta penelitian, yang berasal dari berbagai institusi pendidikan dan rumah sakit.  (LE-DP)

Sumber: www.unud.ac.id 

Pos terkait