judul gambar
HeadlinesKarangasemNews

Ancam Saat Berhenti di Pinggir Jalan, Perselisihan Diselesaikan melalui Sipandu Beradat

Karangasem, LenteraEsai.id – Sama-sama mengendarai sepeda motor kemudian berpapasan dan sempat saling pandang. Salah satu pengendara sepeda motor yang berhenti membuat pengendara sepeda motor yang satunya balik arah mendekati pengendara sepeda motor yang berhenti.

Ketika saling berhadapan antarpara pengendara sepeda motor itu, sempat ada komunikasi dan keluar kata-kata akan mencekik lawan bicaranya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/8) sekitar pukul 20.00 Wita, yakni pada saat Gede Suriadnyana (41) yang berasal dari Banjar Dinas Sekar Sari, melintas di jalan umum di Desa Selat menggunakan sepeda motor bersama Komang Gede Tangkas (46). Kemudian berpapasan dengan Made Widiarsa (24) yang juga mengendarai sepeda motor.

Sewaktu berpapasan tersebut, Gede Suriadnyana dan Komang Gede Tangkas berhenti di pinggir jalan dan terlihat Made Widiarsa balik arah menuju ke tempat Gede Suriadnyana dan Komang Gede Tangkas berhenti. Made Widiarsa langsung menanyakan tentang maksud dan tujuan keduanya berhenti di tempat itu.

Saat Gede Suriadnyana dan Komang Gede Tangkas ditanya seperti itu, membuat keduanya merasa tersinggung dan naik darah. Ujung-ujungnya, keluar kata-kata ancaman akan mencekik leher Made Widiarasa. mendapat ancaman itu, Made Widiarsa pulang menyampaikan kejadian tersebut kepada orang tuanya, Komang Arya Suta.

Arya Suta kemudian dapat melapor kepada Kepala Dusun Sekar Sari yang juga menyampaikannya atau memberitahukan kepada Bhabinkamtibmas Desa Selat atas peristiwa yang dialami anaknya.

Bhabinkamtibmas Desa Selat Polsek Sukasada, Aiptu Wayan Kasih yang menerima pengaduan tersebut kemudian bersama-sama dengan Babinsa Sertu Samsul Bahri, melakukan pertemuan dengan komponen yang ada pada Forum Sipandu Beradat untuk dapat mempertemukan kedua belah pihak yang bermasalah untuk dapat diselesaikan dengan musyarawah mufakat.

Selanjutnya pada Selasa (30/8) pukul 09.00 Wira bertempat di Kantor Desa Selat, Kecamatan Sukasada, telah dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak, baik dari yang mengancam maupun yang merasa diancam. Pertemuan ini melibatkan komponen yang ada pada Forum Sipandu Beradat, antara lain Perbekel Selat Putu Mara dan Kadus Sekar Sari Komang Gede Mariasa.

Dalam pertemuan tersebut, semua pihak yang memiliki masalah bersepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan cara kekeluargaan, saling memaafkan dan tidak lagi mengulangi perbuatan yang sama. Untuk penyelesaian tersebut kemudian masing-masing pihak mencantumkannya dalam surat pernyataan perdamaian yang diketahui oleh semua unsur yang terlibat dalam Forum Sipandu Beradat.

Bhabinkamtibmas Desa Selat atas seizin Kapolsek Sukasada Kompol Dwi Agus W SH MH, menyampaikan bahwa keberadaan Forum Sipandu Beradat sangat membantu dalam penyelesaian masalah yang ada di desa. “Karena tidak semua masalah diselesaikan melalui jalur hukum,” ucapnya.  (LE-KR)

Lenteraesai.id