Miliki Gedung Baru, SMAN 11 Denpasar Gelar Upacara Melaspas

Rangkaian upacara melaspas gedung baru di SMAN 11 Denpasar. (Foto: Dok LenteraEsai/Made Astra)

Denpasar, LenteraEsai.id – Bertepatan Kajeng Kliwon Krulut pada Senin (18/7), berlangsung upacara Macaru Alit, Memakuh dan Melaspas Gedung SMAN 11 Denpasar di Desa Padangsambian Kelod, Kota Denpasar.

Upacara yang bermakna menyucikan dan memberi ‘jiwa’ pada bangunan itu dipimpin Jero Mangku Ida Bagus Alit. Upacara dilanjutkan dengan persembahyangan bersama dan nunas tirta (air suci), diikuti guru-guru, pegawai, komite sekolah dan para siswa kelas X dan kelas XI SMAN 11 Denpasar.

Bacaan Lainnya

SMAN 11 Denpasar di Desa Padangsambian Kelod telah dibuka sejak tahun 2021 guna menjawab tantangan calon peserta didik (SMA, red) yang tidak bisa tertampung selama ini di sekolah negeri yang ada, seperti di SMAN 1 Kuta Badung dan sekolah-sekolah lainnya di Kota Denpasar. Pada angkatan pertama, SMAN 11 Denpasar menerima 9 kelas yang terdiri atas 5 kelas jurusan IPA dan 4 kelas jurusan IPS.

Ketua Komite SMAN 11 Denpasar I Wayan Diana yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat Desa Padangsambian Kelod menyampaikan awal mula terbentuknya sekolah. Karena banyak anak-anak tidak tertampung, tokoh-tokoh menghadap Gubernur Bali I Wayan Koster. Gubernur kemudian memberi lampu hijau dan tahun 2021 dibuka SMAN 11 Denpasar.

Kemudian di tahun yang sama, sambungnya, mulai dibangun satu unit gedung sekolah tahap pertama dengan 9 ruang belajar/kelas. Serta bangunan kantor yang belum rampung (baru konstruksi).

“Kami berharap Pemprov Bali bisa menambah unit gedung sekolah dan merampungkan bangunan kantor yang mangkrak, sehingga proses belajar bisa berjalan dengan baik,” papar Ketua Komite SMAN 11 Denpasar, I Wayan Diana di sela-sela pelaksanaan upacara.

Kepala SMAN 11 Denpasar, I Ketut Suwita menjelaskan bahwa siswa kelas X dan XI segera akan menempati gedung baru setelah pelaksanaan melaspas, mecaru dan memakuh ini. Karena di SMAN 1 Kuta sudah tidak bisa menampung lagi, di mana siswanya berjumlah 45 kelas.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov Bali membuka SMAN 11 Denpasar dengan 9 kelas tahun 2021. Namun belum tersedia gedung, tenaga pengajar (guru) dan pegawai. Sehingga kurang lebih setahun, siswa SMAN 11 Denpasar numpang di SMAN 1 Kuta. Guru-gurunya pun semua berasal dari guru SMAN 1 Kuta.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Perbekel Padangsambian Kelod, para kepala dusun, kelian adat, dan tokoh-tokoh lainnya. (LE/Ima)

Pos terkait