Karangasem, LenteraEsai.id – Stadion Wikrama Mandala di Jalan Veteran Amlapura yang lebih dikenal dengan sebutan Jalur 11, Padangkerta, Kabupaten Karangasem, kini ditutup untuk umum pascadibangunnya tribun di stadion tersebut.
Penutupan itu tertuang dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK) Nomor: 027/16/Fisiktribun/Disdikpora/KPO, dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) Nomor: 027/17/Fisiktribun/Disdikpora/KPO tertanggal 27 Juni 2022 tentang Pembangunan Tribun Stadion Amlapura.
Penutupan untuk segala jenis kegiatan di luar pembangunan tribun stadion yang menelan anggaran sebesar Rp13 miliar itu, dilakukan guna memberikan kelancaran atas kegiatan pembangunan tersebut, ujar petugas yang siaga di Stadion Amlapura, Selasa (12/7).
Namun demikian, mau tidak mau, penutupan berimbas pada event yang rencananya akan digelar di Lapangan Wikrama Mandala Amlapura, terpaksa harus dipindahkan ke tempat lain.
Seperti salah satu event musik Genggang Festival yang rencana awalnya diadakan pada 15 Juli 2022 mendatang di sebelah timur Lapangan Wikrama Mandala Amlapura, kini harus dipindahkan ke Lapangan Melawa Sibetan. Padahal sebagian tiket konser sudah terjual ke masyarakat.
“Menyikapi arahan dari Pemkab Karangasem, kami pindahkan venue/tempat acara kami. Ini demi mendukung program pemerintah, yaitu pembangunan tribun di Stadion Wikrama Mandala agar berjalan dengan lancar,” ujar salah seorang anggota Panitia Genggang Festival.
Pemindahan tempat pegelaran Genggang Fastival itupun kemudian diumumkan pada seluruh warga masyarakat melalui akun Instagram, terlebih pada masyarakat yang sudah membeli tiket masuk ke arena kegiatan. (LE-Ami)







