Denpasar, LenteraEsai.id – Gubernur Bali Wayan Koster kembali memfasilitasi satu unit mobil operasional untuk Majelis Desa Adat (MDA) di Provinsi Bali yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Mandiri.
Acara pemberian CSR satu unit mobil dari PT Bank Mandiri kepada MDA Provinsi Bali itu dilakukan di sela-sela acara peresmian Gedung Menara Mandiri, Denpasar pada Jumat (3/6).
Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Bank Mandiri atas bantuan CSR-nya berupa satu unit mobil operasional untuk MDA Provinsi Bali. Hal ini merupakan hasil komunikasi yang dilakukan Gubernur Koster untuk mengajak Bank BUMN, PT Pertamina, PT Pelindo hingga pihak swasta di Bali untuk berkontribusi dalam upaya bersama menjaga alam, manusia, dan kebudayaan Bali.
“Hal tersebut sudah terwujud dengan terbangunnya kantor MDA provinsi dan kabupaten/kota se-Bali. Astungkara sudah selesai semua di Bali dengan total anggaran CSR Rp37 miliar,” ujar orang nomor satu di Pemprov Bali itu.
Kemudian untuk melengkapi operasional Kantor MDA Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali, Gubernur Koster mohon bantuan CSR mobil operasional. “Ternyata Bapak (Direktur Utama PT Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, red) sudah meresponnya dan hari ini mobil diserahkan,” ujar Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng, Bali bagian utara.
Lebih lanjut Wayan Koster menyampaikan, dengan keberadaan desa adat, samuanya akan menjadi eksis secara berkelanjutan seperti saat ini. Kalau Bali tidak bisa merawat alam-nya, manusia-nya, dan budaya-nya, maka ekonomi tidak akan bisa tumbuh dan berkembang di Bali.
“Oleh karena itu, kita harus sama-sama merawat ini. Kalau budaya Bali bagus, maka itu akan menjadi ekosistem untuk tumbuhnya perekonomian Bali dan terutama juga pariwisatanya,” ungkap Gubernur Bali.
Dijelaskan kembali, memang orang ke Bali itu tertarik pada budaya Bali yang kaya, unik, dan unggul dengan kekuatan Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya, serta Kearifan Lokal.
“Ini harus dijaga betul-betul dengan kokoh. Tanpa budaya, Bali ini tidak akan bisa survive, karena Bali tidak sama dengan daerah lain. Bali tidak punya emas, tembaga, minyak, gas, tambang batubara dan tambang umum lainnya,” imbuhnya, menandaskan.
Bali hanya punya budaya, sehingga menurut Gubernur Koster, Bali harus bisa eksis, survive, berkelanjutan dengan budaya-nya. Tidak mungkin budaya ini hanya bisa dijaga dengan beban masyarakat Bali yang selama ini sangat dedicate bersama pemerintahnya.
”Sehingga harus menjadi tanggung jawab bersama. Kalau itu sudah dilakukan, alam Bali ini ramah dan penuh anugerah,” kata mantan anggota DPR RI 3 periode dari Fraksi PDI Perjuangan itu.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Bali menyatakan CSR satu unit mobil dari PT Bank Mandiri adalah upaya untuk melestarikan warisan leluhur Bali. Apalagi CSR yang diberikan ini dengan niat tulus, maka PT Bank Mandiri akan mendapatkan ekosistem yang baik untuk menjalankan bisnisnya di Provinsi Bali.
“Dengan demikian saya berharap PT Bank Mandiri tidak hanya di Bali, tapi di Indonesia bisa tumbuh sehat menjadi bank yang berkelas dan bersaing dengan lembaga keuangan di dunia. Itu harapan dan doa kita dari Bali, terima kasih dan saya juga ucapkan selamat atas diresmikannya Gedung Menara Mandiri Denpasar, semoga memberikan kebahagiaan bagi pelayanan masyarakat di Bali,” kata Gubernur Koster.
Sementara Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra menambahkan, program fasilitas CSR Gubernur Bali Wayan Koster untuk operasional mobil MDA kabupaten/kota di Bali saat ini tercatat sudah ada sebanyak 5 bantuan mobil.
“Untuk itu kami masih menunggu arahan, siapa yang berhak terdahulu kita berikan CSR satu unit mobil dari PT Bank Mandiri ini, karena MDA Kabupaten Buleleng, MDA Kabupaten Bangli, MDA Kabupaten Karangasem, dan MDA Kabupaten Jembrana sebelumnya telah menerima bantuan CSR satu unit mobil hasil dari fasilitasi Bapak Gubernur Bali,” ucapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho, Kepala OJK Regional 8 Bali-Nusra Giri Tribroto, Bendesa Agung MDA Provinsi Bali Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat I Gusti Agung Ketut Kartika Jaya Saputra, dan Direktur Utama PT Bank Mandiri Darmawan Junaidi.
Dengan bertambahnya satu unit mobil CSR dari PT Bank Mandiri, menjadikan perjuangan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mendukung MDA Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali dalam melaksanakan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat di Bali semakin cepat. (LE-DP1)







