Denpasar, LenteraEsai.id – Berbagai perlombaan rakyat belakangan mulai marak lagi digelar di Kota Denpasar, meski dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) terkait masih dalam situasi pandemi Covid-19.
Terbaru, digelar lomba mancing yang bertajuk ‘Ujung Fun Fishing’ di aliran Tukad Bindu di wilayah Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur pada Minggu (10/4/2022).
Kegiatan yang dibuka Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara pada siang itu tampak diikuti dan dipadati ribuan peserta. Pembukaan ditandai dengan pelepasan ratusan ekor ikan lele.
Turut hadir Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede, anggota DPRD Provinsi Bali AA Ngurah Adhi Ardhana, Sekda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Wiradana, serta tokoh masyarakat di desa setempat.
Wali Kota Jaya Negara menyambut, lomba mancing ‘Ujung Fun Fishing’ di tengah masih berlangsungnya situasi pandemi, dilaksanakan dengan tetap menerapkan disiplin prokes. Jaya Negara berharap dalam kegiatan lomba mancing di Tukad Bindu itu dapat menjadi media edukasi kepada masyarakat untuk turut menjaga kelestarian ekosistem sungai dari sampah.
“Mari kita bersama-sama untuk dapat menjaga kelestarian sungai sehingga tetap bersih serta terjaga keasriannya, dan yang terpenting sekali jangan membuang sampah ke sungai, terlebih sampah plastik. Jika sampah plastik sampai di laut otomatis ekosistem laut juga akan terganggu. Tidak saja kepariwisataan namun juga perekonomian kita juga otomtis terganggu,” kata Jaya Negara
Sementara Ketua Panitia I Gusti Ketut Ari Sudewa menyampaikan, kegiatan Ujung Fun Fishing diikuti ribuan peserta untuk mengobati kerinduan pemancing mania di Denpasar, karena sudah lama tidak digelar lomba mancing. Keikutsertaan peserta ini dapat dilihat dari jumlah kupon yang terjual mencapai 3.000 kupon. Antusiasme masyarakat mengikuti lomba mancing ini di samping dalam rangka edukasi keasrian sungai juga dalam agenda penggalangan dana pembangunan Balai Banjar Ujung.
“Kami gelar dalam rangka penggalian dana perbaikan Balai Banjar Ujung serta kami mengucapkan terima kasih antusias peserta yang mengikuti,” ujarnya.
Disampaikan pula bahwa pelaksanaan lomba ini tidak terlepas dari visi Denpasar dalam motto Vasudaiva Khutumbakam atau menyama braya. Pihak panitia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan lomba ini yang memperebutkan hadiah utama sebuah sepeda motor serta dan puluhan hadiah hiburan. Kriteria lomba juga telah ditentukan, yakni peserta wajib melakukan resgistrasi, menjaga kebersihan hingga disiplin mengikuti prokes, ucapnya. (LE-DP1)







