Serangkaian Karya Desa Adat Bungaya, Dilaksanakan Mepeed dan Ngajum Pedagingan

Karangasem, LenteraEsai.id – Desa Adat Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem akan melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Nubung Daging dan Caru Balik Sumpah Agung.

Serangkaian dari acara karya agung tersebut, hari Senin (4/4/2022) ini dilaksanakan acara mepeed yang menempuh rute dari Banjar Kecicang  menuju ke Pura Puseh. Setelah itu baru dilaksanakan nyurat atau ngajum pedagingan.

Bacaan Lainnya

Dalam acara nyurat atau ngajum pedagingan dilakukan oleh tiga orang yaitu Ida Dalem Semara Putra, Ida Pedanda Gede Darma Putra Manuaba dan Ida Pedanda Made Tamu.

Ida Dalem Semara Putra menjelaskan, nyurat atau ngajum pedagingan merupakan menyiapkan sarana atau inti dari sebuah pedagingan. Jadi setelah disiapkan baru kemudian nanti diupacarai, dan saat puncak karya akan dipendam di masing-masing pelinggih yang ada di pura.

“Setelah acara mendem pedagingan yang akan dilaksanakan saat puncak karya tersebut, barulah tempat ini memiliki taksu atau jiwa,” kata Ida Dalem Semara Putra.

Ida Dalem Semara Putra juga mengatakan bahwa isi dari pedagingan tersebut adalah panca datu yaitu emas, perak, tembaga, besi dan permata yang bisa berbentuk gunting, ikan, jarum dan lain sebagainya.

“Untuk jumlah pedagingan itu disesuaikan dengan jumlah pelinggih yang ada dan untuk di sini jumlahnya ada sebanyak 98. Selain itu untuk ukuran pedagingannya juga berbeda-beda, disesuaikan dengan pelinggih,” ucap Ida Dalem Semara Putra.

Dalam acara nyurat atau ngajum pedagingan tersebut juga tampak dihadiri oleh Bupati Karangasem I Gede Dana beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Karangasem.  Dalam kesempatan tersebut Bupati Dana sangat mengapresiasi semangat dari krama Desa Adat Bungaya yang mampu melaksanakan karya agung meski masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Saya sangat mengapresiasi semangat krama Desa Adat Bungaya meskipun masih dalam situasi pandemi tapi mampu untuk melaksanakan karya agung yang tentu menghabiskan biaya yang tidak sedikit,” ujar Bupati Dana.

Selain itu, Bupati Dana juga mewanti-wanti agar dalam acara karya agung tersebut masyarakat tetap taat dengan protokol kesehatan, sehingga acara bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada hambatan apapun. (LE-Jun)

Pos terkait