Denpasar, LenteraEsai.id – Menamam tanaman obat keluarga (TOGA) di pekarangan rumah merupakan salah satu ciri dari seorang ibu siaga, kata Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia Kota Denpasar, Ny Sagung Antari Jaya Negara pada acara bincang sehat Hari Ibu, di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (28/12).
Acara bincang sehat dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan Hari Ibu yang setiap tahunnya jatuh tanggal 22 Desember. Pada acara tersebut diisi pembicara dari Praktisi Herbal dan Owner Puri Damai, Ida Ayu Rusmarini dan I Wayan Damai.
Pada kesempatan tersebut, Ny Sagung Antari menyampaikan bahwa tanaman obat sudah tidak perlu diragukan lagi khasiatnya. Tanaman obat sudah sangat akrab bagi keluarga Indonesia bahkan resepnya menjadi andalan dan diwariskan secara turun-temurun.
“Manfaat TOGA yang perlu kita perhatikan adalah ramah lingkungan karena tidak diproduksi di pabrik. Selain ramah lingkungan, TOGA juga ‘ramah’ di kantong karena bahannya bisa kita tanaman di lingkungan sendiri,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan, jika dimanfaatkan dengan baik maka TOGA bisa menjadi sumber pendapatan bagi keluarga, karena memiliki nilai ekonomis.
Sementara itu, Ida Ayu Rusmarini selaku praktisi herbal langsung mempraktikkan pembuatan Smoothie dari TOGA dan lulur untuk membersihkan kulit.
“TOGA menawarkan kecantikan yang lebih alami dengan biaya lebih terjangkau. Jadi bisa dicoba mulai sekarang menanam TOGA di pekarangan rumah,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, I Wayan Damai menyampaikan, sebagai daya tarik pariwisata baru, Pemkot Denpasar bisa menjadikan TOGA yang telah diolah sebagai welcome drink, baik di Kantor Pemkot maupun di lingkungan BUMN dan hotel yang ada di Kota Denpasar. (LE-DP)







