Wanita Lajang yang Tewas di Kamar Kos-kosan Kota Bima Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Bima, LenteraEsai.id – Desy Novita Irmawati (28), yang ditemukan telah meninggal dunia pada Sabtu, 18 Desember 2021 lalu di kamar rumah kos-kosan 3 In One di Rt001/Rw001 Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), kasusnya kini masih dalam upaya penyelidikan polisi.

Bacaan Lainnya

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra SIK MH ketika dihubungi, Selasa (21/12), membenarkan bahwa pihaknya kini masih melakukan penyelidikan atas kasus tewasnya wanita asal Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima itu.

“Kasus tersebut masih dalam proses lidik dan sidik agar bisa menjadi rangkaian peristiwa terang benderang,” ungkap Kapolres dalam keterangan tertulis yang disampaikan lewat jaringan WhatsApp.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk dapat mengetahui motif dari kejadian tersebut. “Dan kami berharap kepada pihak keluarga korban agar menyerahkan hal ini sepenuhnya kepada kepolisian,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas terhadap Mita (28), salah seorang teman korban, disebutkan bahwa Desy pada Sabtu (18/12) sekitar pukul 13:49 Wita, masih sempat chattingan melalui Whatsapp, memberitahukan bahwa korban belum bisa dijemput karena masih turun hujan lebat.

Mendapat pesan seperti itu, Mita sempat membalas namun tidak direspon lagi oleh korban Desy. Selanjutnya pada pukul 18:00 Wita, Mita mendatangi tempat kos korban di 3 In One, Rt 001/Rw 001 Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.

Ketika itu, Mita menyampaikan bahwa dirinya melihat korban masih dalam keadaan sehat dan normal, dan tidak lama kemudian Mita mengantar korban untuk pergi antar pakaian untuk di-laundry, yang selanjutnya korban mengajak Mita menuju Bolly dengan maksud ingin menimbang berat badan. Sekitar pukul 19:30 Wita, Mita dan korban kembali ke kamar kos.

Tidak lama kemudian, sekitar pukul 19:45 Wita, Mita pamit kepada korban untuk pulang ke rumah kos-kosan yang ditempatinya, yakni Lilagraha di Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima.

Sekitar pukul 23:00 Wita, Mita kembali mendatangi Desy di kamar kosnya 3 In One, namun begitu membuka pintu kamar kaget melihat korban sudah dalam keadaan terlentang. Melihat hal tersebut, Mita ketakutan hingga kemudian menghubungi temannya Nanda Ade Cantika alias Ade (24), di rumahnya Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat.

Personel gabungan piket fungsi Polsek Rasanae Barat yang menyusul mendapat laporan, malam itu langsung mendatangi dan mengamankan TKP sembari menunggu Tim Identivikasi Satreskrim Polres Bima Kota tiba di tempat kejadian. Selanjutnya sekitar pukul 01:11 Wita, korban dibawa ke RSUD Kabupaten Bima menggunakan mobil ambulance No Pol EA-7641-S untuk dilakukan autopsi guna mengetahui sebab-sebab kematian korban.

Kepada polisi, Ade mengungkapkan bahwa Desy yang adalah sahabatnya, selama ini bekerja di Pulau Lombok, dan sekitar dua pekan lalu datang untuk numpang menginap di kamar kos 3 In One yang didiami Ade.

Selama kurang lebih dua pekan itu, kata Ade, Desy secara bergiliran menginap di rumah kos dirinya atau di tempat kos Mita di Lilagraha, Kelurahan Paruga.

Selain itu, kepada polisi juga Ade juga menyampaikan bahwa dirinya sempat melihat ‘story’ pada Whatsapp korban yang mengeluh kesakitan karena penyakit maag yang dideritanya.

Untuk mengetahui penyebab meninggal dunianya korban Desy, kasus tersebut telah dilakukan olah TKP oleh Tim Identivikasi Satreskrim Polres Bima Kota, sembari menunggu hasil autopsi dari dokter forensik RSUD Kabupaten Bima mengenai sebab-sebab kematian korban.  (LE-BM) 

Pos terkait