Karangasem, LenteraEsai.id – Kegiatan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) merupakan rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa yang telah terlaksana dan melalui tahapan Penilaian Kegiatan Pelaksanaan PKM (PKP2) tahun 2021 secara daring.
Salah satu tim yang berhasil lolos dalam Pimnas di Universitas Udayana, adalah tim dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) dengan judul proposal ‘Pararem Gering Agung: Keterlibatan Unsur Sosio-Religius Sekala dan Niskala dalam Kebijakan Pencegahan Covid-19 di Provinsi Bali’, dengan anggota tim Ni Putu Mirna Sari Nim 1812531009, Dewa Ayu Agung Intan Pinatih Nim 1812531004, I Kadek Juniarta Nim 1912531023, dan dosen pendamping Ni Wayan Supriliyani SSos MAP.
Untuk meningkatkan kemampuan, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Informasi Dr I Made Anom Wiranata SIP MA memberikan pemantapan dalam presentasi kepada Tim Pimnas Fisip yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Oktober 2022 guna menambah kepercayaan diri dan kemampuan presentasi pada Pimnas yang diselenggarakan pada 25-29 Oktober 2021 secara daring.
Pengabdian masyarakat merupakan salah satu pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, di samping dharma pendidikan dan pengajaran serta dharma penelitian. Fisip salah satu fakultas di Universitas Udayana ikut serta melaksanakan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memberikan bantuan ke Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali pada Rabu, 20 Oktober 2021 yang diikuti oleh civitas akademika Fisip.
Desa Ban Karangasem Bali adalah desa dengan 13.000 KK terdampak gempa yang terjadi pada 16 Oktober lalu. Tercatat sedikitnya 1.000 rumah rusak, 300 rusak berat, puluhan pura dan candi hancur, 4 sekolah yayasan rusak, 2 di antaranya rusak total, ucapnya.
Catatan perjalanan sivitas akademika dari Desa Ban adalah tidak adanya sinyal seluler sama sekali di desa yang berada di lereng Gunung Agung, yang bagian kakinya hampir menyentuh bibir pantai utara Bali. Hal ini menyulitkan koordinasi dan informasi mitigasi maupun penanggulangan pascabencana.
Prasarana infrastuktur bukan hanya untuk akses hiburan, namun internet menghubungkan kepentingan dan kebutuhan, serta mempermudah penyelamatan jiwa di saat bencana, ujar Dr I Made Anom Wiranata SIP MA.
Selain aksi sosial, Fisip Universitas Udayana juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Fisip Universitas Bengkulu dalam rangka meningkatnya kualitas kurikulum dan pembelajaran, yang salah satu indikatornya adalah persentase Program Studi S1 dan D4/D3/D2 yang melaksanakan kerja sama dengan mitra,
Untuk itu Fisip Unud menangkap peluang meningkatkan kerja sama dengan berbagai mitra, salah satunya dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu, dengan ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama antara kedua belah pihak pada hari Kamis, 21 Oktober 2021 bertempat Ruang Sidang Lantai IV Gedung B Fisip, Kampus Denpasar.
Pada kesempatan ini hadir seluruh Dekanat Fisip Unud, antara lain Dekan Dr Drs I Nengah Punia MSi, Wadek Bidang Akademik dan Perencanaan Dr Ni Made Ras Amanda Gelgel SSos MSi, Wadek Bidang Umum dan Keuangan Dr Piers Andreas Noak SH Msi, Wadek Bidang Kemahasiswaan dan Informasi Dr I Made Anom Wiranata SIP MA.
Dari pihak Fisip Univeritas Bengkulu hadir Dekan Dr Yunilisiah MSi, Wadek Bidang Akademik Dr Hajar G Pramudyasmono MSi, Wadek Bidang Sumber Daya Dr Gushevinalti MSi, dan Wadek Bidang Kemahasiswaan Dr Suparman MSi.
Acara ini didahalui dengan pemaparan potensi dan keunggulan fakultas masing-masing serta potensi kerja sama yang bisa ditindaklanjuti, kemudian dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama. (LE-KR)







