Menggembirakan, Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Denpasar Tinggal 0,77 Persen

Denpasar, LenteraEsai.id – Kabar cukup menggembirakan terbersit dari kasus penanganan Covid-19 di Kota Denpasar, di mana kasus aktif atau pasien yang kini masih menjalani perawatan tinggal 290 orang atau sebesar 0,77 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi, Minggu (3/10) menjelaskan, selain jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit yang terus menurun, juga angka kematian yang pada hari ini hanya satu orang.

Bacaan Lainnya

Demikian juga kasus sembuh harian kembali sukses melampaui penambahan kasus positif. Berdasarkan data resmi pada Minggu (3/10), diketahui kasus sembuh bertambah sebanyak 46 orang, sementara kasus positif Covid-19 tercatat 14 orang, ucapnya.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.479 kasus, angka kesembuhan pasien mencapai 36.208 orang (96,61) persen), meninggal dunia 981 orang (2,62 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 290 orang (0,77 persen).

Dewa Rai menyebutkan, kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai, namun penularan virus masih saja ditemukan, meski jumlahnya tidak begitu besar seperti beberapa bulan sebelumnya. Oleh karena itu, ia tetap mengimbau masyarakat untuk tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes, tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 sewaktu-waktu bisa kembali meningkat. Karenanya, kini diperlukan kerja sama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” ujar Dewa Rai, menekankan.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar kembali meningkat. Jadi intinya kapanpun dan di manapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” ucapnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas.

“Mohon kepada masyarakat untuk melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas. Selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai, mengingatkan.  (LE-DP)

Pos terkait