Karangasem, LenteraEsai.id – Bupati Karangasem I Gede Dana merotasi dan melantik 17 pejabat eselon II di jajarannya, bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pada Selasa (21/9/2021).
Dalam kesempatan tersebut Bupati Dana mengatakan bahwa rotasi pejabat eselon II ini dilakukan murni untuk penyegaran, sekaligus menempatkan ASN sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki masing-masing untuk menjalankan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Kabupaten Karangasem.
“Saya harap seluruh pejabat eselon II yang ditempatkan di posisi yang baru sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, benar-benar bekerja dengan fokus, tulus dan lurus untuk bersama-sama membangun menuju Karangasem Era Baru,” kata Bupati Dana.
Bupati Dana menyebutkan bahwa dalam waktu enam bulan ke depan pihaknya akan melakukan penilaian kepada pejabat eselon II yang ditempatkan di posisi yang baru untuk melihat apakah mereka mampu untuk menjalankan visi misi atau tidak.
“Jika dalam enam bulan mereka belum mampu menjalankan visi misi dengan baik, maka kami masih akan memberikan waktu enam bulan lagi. Tapi, jika dalam waktu satu tahun juga tidak mampu, mohon maaf dia harus siap untuk minggir dari posisi tersebut. Walaupun dia orang dekat sekalipun, kalau tidak mampu, harus minggir,” ujar Bupati Dana, menegaskan.
Sebanyak 17 pejabat eselon II yang dirotasi tersebut, antara lain I Putu Arnawa yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dirotasi menjadi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Gde Ngurah Yudiantara yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dirotasi menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, I Gusti Ngurah Kartika yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga dirotasi menjadi Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Pembangunan.
I Wayan Putu Laba Erawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dirotasi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Wayan Astika yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dirotasi menjadi Kepala Dinas Kebudayaan, I Komang Daging yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dirotasi menjadi Kepala Dinas Sosial.
Ida Bagus Putu Astika yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan dirotasi menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, I Nyoman Tari yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dirotasi menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, I Nyoman Sutirtayasa yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR dirotasi menjadi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, I Nyoman Siki Ngurah yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah dirotasi menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.
I Wayan Sutapa yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satpol PP dirotasi menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Linmas, I Wayan Ardika yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD dirotasi menjadi Kepala BPKAD, I Nengah Mindra yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dirotasi menjadi Sekretaris DPRD, I Ketut Kanginan Subandi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Linmas dirotasi menjadi Kepala Dinas PPKB.
I Gede Basma yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial dirotasi menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, I Wayan Sutrisna yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dirotasi menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga. (LE-Jun)







