BadungHeadlines

Gedung SMAN 11 Denpasar Segera Dibangun, Sementara Nebeng di SMAN 1 Kuta

Badung, LenteraEsai.id – Pemprov Bali tahun ajaran 2021/2022 ini mengoperasikan sejumlah SMA dan SMK, termasuk yang baru dibentuk. Di antaranya SMAN 11 Denpasar untuk menampung luberan tamatan SMP yang cukup banyak tidak tertampung di sekolah negeri.

Sekolah-sekolah yang ada umumnya sudah over kapasitas (melebihi daya tampung), sedangkan animo masyarakat menyekolahkan putra-putrinya di sekolah negeri (milik pemerintah) masih sangat tinggi. Dengan harapan beban biaya bisa lebih ringan. Apalagi dalam situasi ekonomi masyarakat yang sedang lesu akibat dampak pandemi Covid-19 yang cukup lama.

Menariknya, SMAN 11 Denpasar sendiri sebenarnya belum memiliki gedung dan guru maupun pegawai. Hal tersebut diakui Plt Kepala SMAN 11 Denpasar Drs I Ketut Sumandhi Arta MPd, dalam perbincangan dengan pewarta Lentera Esai (LE) di kantornya, yakni SMAN 1 Kuta, Kabupaten Badung pada Rabu siang, 18 Agustus 2021.

Menurutnya, SMAN 11 Denpasar kini masih satu atap dengan SMAN 1 Kuta di Jalan Dewi Saraswati, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kanbupaten Badung. Guru-guru dan pegawai yang ada pun semuanya masih merupakan tenaga organik SMAN 1 Kuta.

“Ya, Sekretariat SMAN 11 Denpasar sementara masih jadi satu dengan SMAN 1 Kuta. Demikian pula guru dan pegawainya dari SMAN 1 Kuta. Belum ada penambahan guru yang secara khusus merupakan tenaga pengajar di SMAN 11 Denpasar,” kata mantan guru SMAN 1 Abiansemal, Badung itu.

Sumandhi Arta mengungkapkan, untuk angkatan pertama tahun ajaran 2021/2022, SMAN 11 Denpasar menerima siswa yang ditempatkan dalam 9 kelas, yakni 5 kelas IPA dan 4 kelas IPS. Sedang siswa baru SMAN 1 Kuta 16 kelas, di mana penerimaannya melalui PPDB yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Bali. “Kami pihak sekolah sifatnya hanya menerima hasil PPBD dari Dinas Pendidikan,” ujar pria yang juga Kepala SMAN 1 Kuta itu.

Selanjutnya kata Sumandhi Arta, pihaknya dalam menyelenggarakan proses pembelajaran diawali dengan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) terlebih dahulu, setelah itu baru yang lainnya.

“Kini dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 RI, dilakukan beberapa jenis lomba dengan melibatkan siswa SMAN 1 Kuta dan SMAN 11 Denpasar. Semua dilakukan secara daring (online), karena situasi PPKM belum memungkinkan kegiatan secara langsung (tatap muka),” ucapnya.

Menyinggung rencana gedung SMAN 11 Denpasar, Samandhi Arta mengatakan bahwa pemerintah akan secepatnya membangun. Lokasinya di wilayah Padang Sumbu Kaja, Desa Padang Sambian Kelod, Denpasar.

“Sekolah nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 63 are yang kini masih berupa lahan persawahan. Tentu kami berharap pembangunannya dapat  berjalan lancar. Menurut perkiraan akan memakan waktu kurang lebih tiga bulan,” katanya, menjelaskan.  (LE/Ima)

Lenteraesai.id