Ratusan Siswa SMAN 1 Manggis Antusias Jalani Vaksinasi Covid-19

Karangasem, LenteraEsai.id – Program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun secara serentak mulai dilaksanakan hari ini, Senin (12/7), salah satunya digelar untuk para siswa di SMAN 1 Manggis yang terletak di Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.

Dari hasil pantauan di lokasi terlihat para siswa begitu antusias untuk mengikuti vaksinasi tersebut, terbukti dari antrian yang cukup panjang tapi tetap dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, seperti memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan, cek suhu tubuh dan yang lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepala SMAN 1 Manggis I Ketut Pageh ketika dihubungi mengatakan, jumlah keseluruhan siswa di SMAN 1 Manggis sebanyak 810 orang dengan rincian Kelas X 252 orang, Kelas XI 283 dan Kelas XII 275 orang.

“Saya berharap seluruh siswa di sini dapat tervaksinasi walaupun ada beberapa yang tidak datang karena sakit dan lain sebagainya. Tapi, bagi yang tidak datang hari ini nanti akan dijadwalkan ulang,” ujar Ketut Pageh, menjelaskan.

Dikatakan, untuk mengurangi kerumunan, pihak sekolah sudah mengatur kedatangan para siswa yang harus menjalani vaksinasi. Untuk siswa Kelas XII datang ke sekolah dari pukul 08:00 sampai pukul 10:00 Wita, untuk siswa Kelas XI datang dari pukul 10:00 sampai pukul 12:00 Wita, sedangkan siswa Kelas X datang pukul 12:00 sampai pukul 14:00 Wita.

“Dengan adanya vaksinasi untuk para siswa usia 12-17 tahun ini, saya sangat berharap pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan,” ucap Ketut Pageh mengharapkan.

I Ketut Suita, salah seorang siswa Kelas XII saat ditemui usai menjalani vaksinasi, mengaku lega setelah mendapatkan vaksin jenis Sinovac ini, walaupun sebelumnya ia juga mengaku sempat ada perasaan sedikit takut-takut.

“Awalnya saya sempat sedikit takut, tapi setelah selesai divaksin ternyata biasa saja, bahkan rasa sakit pun tidak ada. Dan saya juga tidak merasakan efek apapun setelah selesai divaksin,” kata Suita dengan milik wajah ceria.

Suita juga berharap dengan adanya vaksinasi untuk para siswa, pembelajaran tatap muka dapat segera dilaksanakan, karena sudah hampir 1.5 tahun belajar dari rumah atau dengan sistem daring.

Hal senada disampaikan I Made Dwi Juliawan yang saat ini duduk di Kelas XI. Ia mengaku biasa-biasa saja saat divaksin dan tidak ada rasa sakit apa-apa, sembari menyatakan siap untuk menerima vaksinasi dosis yang kedua mendatang.  (LE-Jun)

Pos terkait