Karangasem, LenteraEsai.id – Pembangunan jembatan di Desa Adat Bukit Galah, Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem yang dilakukan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1623/Karangasem, telah memasuki hari ke-18 pada Minggu, 4 Juli 2021.
Pada hari ke-18 tersebut, pembangunan senderan jembatan yang memiliki panjang 40 meter dan tinggi 5 meter telah mencapai sekitar 75 persen.
Dansatgas TMMD ke-111 Kodim 1623/Karangasem Kapten Inf I Made Arjana mengatakan, pembangunan jembatan itu merupakan jalur transportasi satu satunya yang nantinya menghubungkan wilayah Bukit Galah, Kecamatan Selat dengan Yeh Kori, Kecamatan Bebandem.
“Bersyukur pada hari 18 ini senderan jembatan telah rampung kami kerjakan sekitar 75 persen,” ujarnya, menjelaskan.
Melihat itu, Dansatgas menyatakan optimis sisa pekerjaan kurang lebih 25 persen akan selesai dilakukan sebelum penutupan TMMD yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juli 2021 mendatang.
“Jadi, saat ini kami masih memiliki waktu selama 11 hari ke depan untuk memaksimalkan pengerjaan fisik sasaran TMMD tersebut,” kata Kapten Inf I Made Arjana, penuh semangat.
Hal ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama semua pihak baik Satgas TMMD, Pemda maupun warga masyarakat setempat yang bahu-membahu ambil bagian dalam membangun jembatan tersebut agar dapat selesai tepat waktu.
Sasaran fisik TMMD ke-111 bertujuan untuk mengatasi kesulitan sarana penghubung berupa jembatan yang menjadi tumpuan perputaran ekonomi masyarakat di dua wilayah bertetangga yakni Bukit Galah dan Yeh Kori.
“Semoga dengan adanya jembatan ini nanti tingkat kesejahteraan masyarakat menjadi semakin meningkat,” ujar Kapten Inf I Made Arjana, mengharapkan. (LE-Jun)







