HeadlinesJembrana

Punya 3 Istri Masih Cabuli Bocah, Diminta Tanggung Jawab Ngeles Sesak Nafas

Jembrana, LenteraEsai.id – Kasus pencabulan terjadi di wilayah Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, di mana seorang bocah berusia 10 tahun menjadi korban nafsu tetangganya, seorang kakek berisial MJ (58).

Dikonfirmasi pada Sabtu (19/6) pagi, Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK menjelaskan, adapun kronologis kejadian pada hari Kamis (10/6/2021 ) sekitar pukul 19.00 Wita ayah korban (pelapor) tengah mencari anaknya, sehabis bekerja. Namun sang anak tidak didapati di rumah, sehingga ia berjalan mencari ke rumah-rumah tetangga. Sampai akhirnya, dilihatnya sandal anaknya di rumah kakek MJ.

“Kemudian ayah korban membuka horden pintu kamar MJ. Saat itulah, ayah korban melihat tersangka melakukan perbuatan cabul kepada anaknya di atas tempat tidur,” jelas Kapolres Jembrana.

Lebih lanjut Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa menjelaskan, dengan adanya kejadian tersebut ayah korban mengajak tersangka MJ ke rumahnya untuk menjelaskan apa yang terjadi dan diminta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Setibanya di rumah pelapor, tersangka MJ beralasan sakit perut dan sesak nafas lalu melarikan diri.

“Kemudian ayah korban melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas yang kemudian diarahkan untuk melapor ke SPKT Polres Jembrana guna penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.

Adapun barang bukti yang diamankan polisi dari perbuatan pria yang sudah memiliki tiga istri itu, antara lain 1 buah sprei warna merah muda, 1 buah dress warna biru motif bunga warna ungu, 1 buah kaos dalam warna cream dan 1 buah celana dalam warna hijau.

“Tersangka kita jerat dengan pasal tindak pidana Perbuatan Cabul Terhadap Anak sebagaimana dimaksud Pasal 82 dan atau Pasal 81 UU No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan Ke 2 atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara,” kata Kapolres Jembrana. (LE-JB)

Lenteraesai.id