BadungHeadlines

Dibantu Istri, Paman Cabuli Keponakan di Kuta Utara

Badung, LenteraEsai.id – Peristiwa pencabulan anak di bawah umur terjadi di wilayah Kuta Utara, Kabupaten Badung, melibatkan seorang paman dan istrinya, dengan korban keponakannya sendiri.

Atas kejadian ini, Satreskrim Polres Badung berhasil mengungkap  perbuatan yang dilakukan oleh WD (46) asal Jawa, terhadap IA (17) keponakannya yang tinggal di Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Anehnya, pada saat kejadian istri pelaku berinisial GALW (45) justru malah membantu dan menonton adegan yang tidak terpuji itu. Karenanya, baik si paman maupun tante korban, sama-sama harus diciduk oleh petugas Polres Badung.

Kasatreskrim Polres Badung AKP Putu Ika Prabawa Kartima Utama SIK,  Sabtu (19/6) mengatakan, pihaknya kini menangani dan telah menangkap dua tersangka pelaku atas kasus tersebut, lantaran ada pengaduan dari korban sesuai laporan polisi nomor: LP/B/106/VI/2021/SPKT/Polres Badung/Polda Bali, tanggal 5 Juni 2021.

“Atas laporan itu, kedua pelaku ditangkap di tempat yang berbeda pada hari Senin ( 7/6) sore lalu, yakni WD ditangkap di tempat kerjanya, sedangkan istrinya ditangkap di rumah kosnya wilayah Kuta Utara,”  ujar Kasat Reskrim Polres Badung, menjelaskan.

Ika menyebutkan, perbuatan asusila itu berawal ketika korban datang ke rumah kos paman dan bibinya untuk menumpang menginap. Kemudian sekitar pukul 23.30 Wita, pelaku WD menawarkan diri untuk memijit tubuh korban sekaligus meminta korban untuk tidur di sebelahnya. Selanjutnya, pelaku WD memeluk tubuh korban, serta memaksanya untuk melakukan persetubuhan.

Ironisnya, pada saat kejadian istri pelaku justru ikut membantu agar ‘proses’ persetubuhan bisa lancar, sekaligus kemudian malah menyaksikan adegan yang layak sensor itu. Ganjilnya lagi, usai berhubungan badan dengan keponakannya IA, tak berselang WD menggauli istrinya di depan korban.

Selanjutnya pada hari Sabtu, 5 Juni 2021, perbuatan tersebut diketahui oleh ayak kandung korban IA, hingga kemudian melaporkannya ke pihak Polres Badung.

“Sudah kita tahan dua-duanya. Pamannya ditahan di  Mapolres Badung, sedangkan yang istri pelaku dititip di Rutan Polsek Abiansemal,” ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 81 jo Pasal 76D Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun, kata Kasatreskrim Polres Badung.  (LE-BD)

Lenteraesai.id