Korban Pemukulan oleh Oknum TNI di SPBU Waipare, Tempuh Jalan Damai dan Kekeluargaan

Denpasar, LenteraEsai.id – Kasus pemukulan yang dilakukan oleh Bati Tuud Koramil 1603-04/Kewapante Pelda Joaquim Parera terhadap petugas SPBU di Waipare Kabupaten Sikka bernama Ignatius N Bolakinger pada hari Selasa (25/5), telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Demikian siaran pers tertulis dari Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G SIP pada Rabu (26/5), di Mapendam IX/Udayana di  Denpasar, Bali.

Bacaan Lainnya

Kapendam menegaskan, sesuai pernyataan Dandim 1603/Sikka Letkol Inf M. Zulnalendra Utama SIP, dari mediasi yang dilakukan di Koramil 1603-04/Kewapante, antara Pelda Joaquim Parera dengan korban pemukulan dan pihak keluarga korban telah bersepakat untuk menempuh jalan damai dalam penyelesaian kasus tersebut.

Kedua belah pihak telah membuat surat pernyataan damai dan pihak korban pemukulan juga menerima penyelesaian kasus ini secara kekeluargaan serta tidak ada tekanan dari pihak manapun.

Selain itu, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Legowo WR Jatmiko SIP MM, selaku pimpinan yang langsung membawahkan satuan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk di antaranya Kodim 1603/Sikka, mengambil tindakan dengan memerintahkan Dandim 1603/Sikka untuk tetap memproses Pelda Joaquim Parera sesuai ketentuan hukum yang berlaku di TNI, kata Kapendam, menjelaskan. (LE-DP)

Pos terkait