Sakit Hati Disebut ‘Cicing’, Pelaku Nekat Habisi Nyawa Dadong Minten

Petugas mengevakuasi jenazah Dadong Minten

Singaraja, LenteraEsai.id – Sakit hati hingga menyimpan dendam setelah sempat dimaki-maki dengan sebutan ‘cicing’, akhirnya tersangka YJ nekat menghabisi nyawa Ni Ketut Mintaning alias Dadong Minten (65).

Di hadapan polisi yang memeriksanya, pria asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang tinggal tidak jauh dari rumah Dadong Minten di Pulau Natuna 3 Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng itu, mengaku nekat membunuh korban karena sakit hati.

Bacaan Lainnya

Seizin Kapolres Buleleng, Kasat Reskrim AKP Vicky Tri Haryanto ketika dihubungi melalui saluran telepon di Singaraja, Minggu (18/4) petang menyebutkan, dari hasil interogasi, terduga pelaku YJ mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa Dadong Minten di rumah korban pada 27 Maret lalu.

Terduga pelaku mengaku gelap mata melakukan itu setelah merasa sakit hati dan dendam kesumat akibat pernah dimaki-maki dengan kata-kata kasar oleh korban Dadong Minten.

“Terduga pelaku YJ, mengaku sakit hati lantaran pernah dimaki-maki. Sempat dimaki dengan kata kasar seperti cicing (anjing) oleh korban pada Rabu (24/3) lalu. Nah, makian kata kasar cicing inilah yang menyulut dendam yang akhirnya membuat YJ nekat menghabisi nyawa Dadong Minten pada Sabtu (27/3) lalu,” kata Kasat Vicky, menjelaskan.

Tidak disebutkan mengenai faktor yang memicu Dadong Minten yang serta merta mengeluarkan kata-kata makian dengan menyebut ‘cicing’ kepada seorang pria tetangganya itu.

Seperti telah diberitakan, terduga pelaku YJ berhasil diringkus pihak Polsek Kota dan Polres Buleleng pada Minggu (18/4) dini hari, setelah sempat menjadi buronan petugas selama beberapa pekan usai yang bersangkutan melakukan tindak pembunuhan terhadap korban.

Untuk pengusutan lebih lanjut, warga asal Bojonegoro yang selama ini menetap tidak jauh dari rumah Dadong Minten dan bekerja sebagai buruh serabutan itu, kini ditahan pihak Polres Buleleng.  (LE-AN)

Pos terkait