Warga Menanga Tewas dengan Kepala Menancap ke Tanah

Karangasem, LenteraEsai.id – I Ketut Armana (41), warga asal Banjar Dinas Menanga Kangin, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem meninggal dunia setelah terjatuh dari pohon nangka setinggi 10 meter dengan kepala menancap ke dalam tanah sedalam 10 cm.

Kapolsek Rendang Kompol I Made Sudartawan saat dikonfirmasi, Minggu (18/4) membenarkan kejadian tersebut. “Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan melintas di sekitar pohon nangka sekitar pukul 10:30 Wita. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.

Bacaan Lainnya

Kompol Sudartawan menambahkan, berdasarkan keterangan dari beberapa saksi, terungkap bahwa pada Sabtu (17/4) sore korban Armana diminta oleh Ni Wayan Bidiati untuk mengantarnya ke tempat pijat, tapi korban menolak dan mengatakan masih ada acara.

Tapi, setelah ditunggu sampai menjelang malam, korban tidak kunjung datang, kemudian keluarganya memutuskan untuk mencari korban, namun sampai larut malam tak kunjung ditemukan.

Baru akhirnya pada Minggu (18/4) siang, I Ketut Yasa bersama I Komang Sudiadnyana yang melintas di dekat pohon nangka, melihat ada sebuah tangga yang bersandar di pohon tersebut. Begitu mendekat ke arah tangga, mereka mengaku terkejut melihat korban tergeletak di bawah pohon dengan kepala menancap ke dalam tanah.

Mereka kemudian berteriak, tak berselang lama beberapa warga sekitar pun datang ke tempat kejadian, selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak Polsek Rendang.

Kapolsek menduga penyebab terjatuhnya korban karena kurang hati-hati saat memetik buah nangka, hingga membuat korban terpeleset jatuh. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka di kepala yang cukup berat, kemudian dari hidung dan telinganya mengeluarkan darah.

“Setelah mendapat penjelasan dari tim medis dan personel Polsek Rendang, pihak keluarga tidak mempermasalahkan penyebab kematian korban dan menolak untuk dilakukan otopsi atas jenazah, karena pihak keluarga sudah menerima kematian korban murni karena terjatuh dari pohon nangka,” kata Kompol Sudartawan, menjelaskan.  (LE-Jun) 

Pos terkait