Wawali Denpasar Ajak Generasi Milenial Bumikan Ajaran Tri Sakti Bung Karno

Denpasar, LenteraEsai.id – Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menjadi narasumber dalam sarasehan bertajuk ‘Membumikan Tri Sakti Bung Karno Dalam Kearifan Lokal Bali’ yang digelar DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Denpasar, di Sekretariat DPC GMNI Denpasar, Jumat (2/4).

Lewat paparannya, Wawali Arya Wibawa menggugah jiwa generasi milenial dalam penerapan Tri Sakti Bung Karno di dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai program juga disampaikan Arya Wibawa, mulai dari perkembangan revolusi industri dari masa ke masa, sampai visi dan misi pembangunan Kota Denpasar.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya ada pula upaya penanganan pandemi Covid-19, program prioritas jangka pendek, Dharma Negara Alaya sebagai ruang kreatif, serta pembangunan partisipasi dengan konsep Vasudaiva Khutumbakam atau menyama braya.

Arya Wibawa menjelaskan, setiap insan memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin. Di mana, peluang dari generasi milenial dan generasi Z sangat terbuka lebar untuk menjadi pemimpin di masa sekarang dan masa depan, termasuk dalam berjuang mewujudkan kemakmuran masyarakat seperti perjuangan Bung Karno.

“Jadi bukan tidak mungkin, siapa saja memiliki peluang yang sama untuk menjadi pemimpin,” ujar Arya Wibawa dengan menyebutkan, menjadi pemimpin tidak hanya pejabat publik atau kepala daerah semata, namun secara luas kemepimpinan mampu dijumpai di berbagai sektor  dan bidang kehidupan.

“Kalau di masa pandemi saat ini, adik-adik mahasiswa ini juga mempunyai kesempatan menjadi pemimpin, apakah itu pemimpin usaha, membuat usaha atau ada ide kreatif di masa pandemi,” ujarnya sembari mengajak generasi muda untuk menerapkan ajaran Tri Sakti Bung Karno sebagai semangat perjuangan.

Selain itu, Arya Wibawa juga mengajak perserta dalam hal ini GMNI Kota Denpasar untuk berkolaborasi dengan Pemkot Denpasar.

“Kita di Kota Denpasar punya tempat, ada Dharma Negara Alaya, dari sana kami siap menunggu kehadiran para mahasiswa untuk berkolaborasi, sehingga ke depanya akan terlahir pemimpin muda berbakat di bidang usaha dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Arya Wibawa menekankan bahwa kunci seorang pemimpin itu adalah bekerja keras. Sehingga apa yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal. Bahkan pihaknya mengutip beberapa motivasi Bung Karno.
“Bung Karno mengatakan, kemerdekaan yang sempurna adalah berdaulat secara Politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Dan motoivasi kedua, barang siapa yang menginginkan mutiara, harus siap terjun ke laut dalam. Jadi seorang pemimpin atau kalau adik-adik ingin sesuatu yang bernilai, kita harus siap berusaha sekuat tenaga untuk menggapainya walaupun dengan berbagai rintangan,” ucap Wawali, menandaskan.  (LE-DP)

Pos terkait