Oknum Kadus Tantang Polisi, Perbekel Akan Ambil Sikap yang Tegas

Karangasem, LenteraEsai.id – I Putu Saputra Yasa (25), oknum kepala dusun  yang sempat diamankan karena memposting tantangan berkelahi kepada aparat kepolisian, akhirnya dibebaskan dan hanya dikenai wajib lapor selama satu bulan ke Mapolsek Abang, Kabupaten Karangasem.

Postingan yang bernada menantang tersebut sempat vital di media sosial, terlebih pelakunya Putu Saputra Yasa merupakan seorang Kepala Dusun Uma Anyar, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem.

Bacaan Lainnya

Terkait hal tersebut, Perbekel Desa Ababi I Wayan Siki saat dikonfirmasi, Senin (15/3), mengaku prihatin dan sangat kecewa dengan sikap yang telah dilakukan oleh salah seorang kadus yang ada di desanya tersebut.

“Saya pribadi sangat prihatin, dan ini merupakan tamparan buat saya selaku perbekel. Kejadian ini sangat memalukan nama baik desa dan instansi perangkat kewilayahan,” kata Wayan Siki.

Wayan Siki menambahkan, seorang Kadus semestinya ada di jajaran terdepan mengawal kebijakan pemerintah. Namun ini malah memprovokasi masyarakat dengan postingannya tersebut.

Menghenai sikap yang akan diambil pihaknya selaku atas langsung kadus tersebut, Perbekel Ababi menyatakan, tentu akan mengambil langkah-langkah dan sikap yang tegas. Namun demikian, semuanya masih harus dikoordinasi lebih lanjut dengan instansi yang di atas.

“Masih harus dikoordinasikan kepada pimpinan yang lebih atas, apakah akan diambil langkah pembinaan, atau tindakan tegas berupa pemecatan,” katanya.

Mekanisme tindakan yang akan dijatuhkan, kata dia, jelas ada aturannya. Jadi tidak bisa sembarangan. Tapi kalau unsur tindakan yang dilakukan kadus memenuhi unsur pelanggaran berat, serta adanya aspirasi dari masyarakat untuk diambil dindakan tegas, bisa saja yang bersangkutan diusulkan untuk dipecat, ujar Wayan Siki, menandaskan.

Selaku perbekel yang membawahkan Dusun Uma Anyar, Wayan Siki memohon maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan, terutama kepada aparat kepolisian, atas adanya postingan ngawur dari salah seorang kadus di wilayah kerjanya itu.

“Saya selaku perbekel memohon maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan dengan postingan salah seorang kadus di wilayah kami, yang belakangan sempat viral di media sosial, ” kata Wayan Siki, menandaskan. (LE-Jun)

Pos terkait