DenpasarHeadlines

Miliki Jaringan Narkoba Lintas Pulau, Pria Asal Jabar Dituntut 13 Tahun Penjara 

Denpasar, LenteraEsai.id – Pandu (29), pria asal Sukabumi, Jawa Barat yang didakwa ambil bagian dalam peredaran narkota lintas pulau, dituntut hukuman 13 tahun penjara di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (2/2) siang.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Widyaningsih menyatakan, terdakwa tanpa hak atau melawan hukum telah memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan dijerat dalam Pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim untuk menjatuhkan pidana penjara selama 13 tahun dipotong masa penahanan, serta membayar denda sebesar Rp 800 juta subsider 3 bulan penjara,” ucap jaksa dalam sidang dengan majelis hakim yang diketuai I Ketut Kimiarsa.

Atas tuntutan itu, terdakwa Pandu yang didampingi pengacara dari PBH Peradi Denpasar, langsung mengajukan pembelaan yang pada intinya memohon keringanan hukuman karena terdakwa telah menyesali perbuatannya.

Di muka persidangan terungkap, terdakwa Pandu diseret ke persidangan setelah sebelumnya ditangkap polisi di Pos Polisi Jalan Muwardi, Denpasar Timur pada Jumat, 18 September 2020 sekitar pukul 05.00 Wita.

Penangkapan bermula ketika petugas kepolisian merasa curiga dengan gerak gerik pelaku yang melintas di depan pos polisi.

Benar saja, saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 5 plastik klip berisi 16 butir ekstasi serta satu plastik klip berisi sabu-sabu seberat 0,19 gram.

Penduduk asal Sukabumi yang selama ini menetap di Bali yang didakwa memiliki jaringan narkoba lintas pulau dengan barang bukti narkoba yang dimilikinya itu, akhirnya dituntut 13 tahun penjara dipotong selama yang bersangkutan berada dalam tahanan.

Guna mendengarkan penyampaian vonis, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan.  (LE-PN)

Lenteraesai.id